Kunjungan Ning Nawal Jadi Obat Rindu Anak-anak Pengungsi

- Reporter

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes – Kedatangan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj Nawal Arah Yasin, M. S.I, membuat sumringah anak-anak pengungsi korban tanah gerak di Dusun Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirompag, Kabupaten Brebes.

Insteri Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen itu tak sekadar berkunjung. Tetapi membawa mainan buat menghibur anak-anak yang sudah dua bulan di pengungsian.

Adalah Dika, Jasmine, David, dan puluhan teman-temannya yang mendapat mainan dari Bunda PAUD Jawa Tengah itu.

Dika dan teman-temannya, adalah anak yang menjadi bagian dari warga terdampak tanah gerak di Dusun Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirompag, Kabupaten Brebes. Sudah dua bulan, anak-anak ini tinggal di lokasi pengungsian, di Ponpes Bahrul Quran Al Munawwir, desa setempat.

Dika memegang erat mainan yang didapat dari Ning Nawal.

“Mobil molen,” tunjuknya sembari merebahkan badan di pangkuan sang ibunda.

Sedangkan Rena dan Jasmin, yang mengambil boneka dan alat masak, langsung bermain-main bersama.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin: Ngopeni Nglakoni Harus Benar-Benar Dirasakan Masyarakat Desa

Ning Nawal, sapaan akrab Nawal Arafah Yasin, hadir mendampingi suaminya, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, mengunjungi posko pengungsian di Bojongsari, Jumat sore, 27 Maret 2026.

Tak segan, Ning Nawal bercengkerama dengan warga perempuan pengungsi, yang mengajaknya selfie.

Posko yang menampung 533 jiwa tersebut melayani kebutuhan keseharian warga pengungsi. Baik layanan kesehatan, maupun konsumsi, serta kebutuhan MCK.

Bencana tanah gerak, telah merusak bangunan rumah warga, pada 28 Januari 2026 silam. Ratusan rumah pelan-pelan roboh, hingga mengharuskan penghuninya meninggalkan bangunan untuk dievakuasi di posko pengungsi.

Total 143 rumah milik 176 KK harus ditinggalkan, karena membahayakan untuk hunian.

Kehadiran Wagub dan istri, menjadi momen yang dirindukan warga. Kepala Desa Sridadi, Sudiryo, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kedatangan para pemimpin daerah di posko pengungsian tersebut.

“Semoga kedatangan bapak dan ibu di lokasi pengungsian ini dapat menghibur dan mengobati rasa rindu kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Gowes Bareng ASN, Luthfi Tegaskan Hemat Energi Harus Jadi Budaya di Jateng

Pada kesempatan itu, Taj Yasin juga menyerahkan bantuan dari Baznas Jateng berupa sembako kepada para pengungsi. Gus Yasin, sapaan akrabnya, juga memastikan para pengungsi memperoleh layanan kesehatan yang memadai.

Menurutnya, saat ini pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengupayakan proses pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.

Dia mengatakan, huntara saat ini sedang dalam proses, karena menyangkut lahan yang akan dipergunakan sebagai lokasi adalah milik Perhutani.

Tanah Perhutani, kata dia, siap dipergunakan. Namun, harus hati-hati dengan tidak melakukan penebangan pohon.

“Kami akan sangat berhati-hati, sehingga lokasinya nanti akan disurvey, dan dilihat supaya tidak membahayakan lingkungan. Mari kita jaga bersama,” katanya.

Warga terdampak bencana berharap agar huntara segera dibangun.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama Ponpes Bahrul Quran yang bersedia menyediakan fasilitas sementara untuk tempat beristirahat. Harapannya, pembangunan huntara bisa dipercepat,” kata Asro.***

Berita Terkait

Dari Makkah ke Jawa Tengah, Kepulangan Jemaah Haji Penuh Syukur dan Kebahagiaan
Jawa Tengah Kembangkan Wisata Ramah Muslim untuk Tarik Wisatawan Timur Tengah
Gubernur Luthfi: Penyandang Disabilitas Berhak atas Kesempatan Kerja Setara
Jateng Siaga Kekeringan, Infrastruktur Air Diperkuat Demi Produksi Pangan
Pemprov Jateng Percepat Penanganan Jalan Randublatung–Cepu yang Rusak
Ahmad Luthfi: Pancasila Jadi Perekat Keberagaman dan Arah Pembangunan Jawa Tengah
Perayaan Waisak di Vihara Mahavira Graha Semarang Gaungkan Kebijaksanaan dan Cinta Kasih
Pemprov Jateng Perkuat Sistem Perlindungan Santri dari Kekerasan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:05 WIB

Dari Makkah ke Jawa Tengah, Kepulangan Jemaah Haji Penuh Syukur dan Kebahagiaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jawa Tengah Kembangkan Wisata Ramah Muslim untuk Tarik Wisatawan Timur Tengah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:46 WIB

Jateng Siaga Kekeringan, Infrastruktur Air Diperkuat Demi Produksi Pangan

Senin, 1 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Jateng Percepat Penanganan Jalan Randublatung–Cepu yang Rusak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:38 WIB

Ahmad Luthfi: Pancasila Jadi Perekat Keberagaman dan Arah Pembangunan Jawa Tengah

Berita Terbaru