Koperasi KPRI Bhakti Praja Pemprov Jateng Catat Tren Positif 2025

- Reporter

Selasa, 23 Desember 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Aset dan Ekuitas Koperasi KPRI Bhakti Praja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih bertumbuh tahun 2025, di tengah tantangan yang dihadapi. Hal ini mengemuka pada Rapat Anggota Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2026, di Gedung Merah Putih Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Selasa 23 Desember 2025.

“Aset hingga Desember 2025 berdasarkan realisasi September 2025 diproyeksikan akan mencapai Rp126.673.135.000.
Atau mengalami kenaikan 0,08% dibandingkan dengan tahun 2024,” kata Ketua Koperasi Koperasi Bhakti Praja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko.

Dikatakan, kekayaan atau ekuitas diproyeksikan hingga Desember 2025 mencapai Rp61.359.186.000. Artinya mengalami kenaikan 11,01% dibandingkan tahun 2024.

Sujarwanto mengatakan, rasio keuangan yang ada dinilai cukup baik. Likuiditasnya pada angka 166,3%, solvabilitasnya 188,26%, dengan rentabilitas modal 7%. Untuk Sisa Hasil Usaha (SHU) sebelum pajak diproyeksikan akan mencapai Rp 4,9 miliar.

Baca Juga :  BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun, Tegaskan Komitmen pada Ekonomi Kerakyatan

“Berdasarkan kinerja tahun buku 2024 yang telah diaudit mendapat opini wajar dalam segala hal yang material. Dinas Koperasi dan UKM sebagai pembina telah memberikan predikat sehat,” katanya.

Untuk akselerasi kinerja tahun 2026, Sujarwanto, memprediksi keuntungan akan tumbuh lebih tajam. Dengan pertimbangan perekonomian daerah Jawa Tengah yang selalu bertumbuh, bahkan angkanya di atas rata-rata nasional. Di samping itu juga melihat kondisi inflasi yang terus terjaga dengan baik.

“Maka keuntungan (SHU) yang tadi Rp4,9 m, kita pastikan tahun depan akan tercapai pada Rp6,1 miliar atau akan naik 24,67%,” ucapnya.

Sebagai informasi, saat ini jumlah anggota Koperasi KPRI Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah 6.934 orang. Pada akhir tahun ini, jumlahnya diproyeksikan akan bertambah dengan adanya hasil rekrutmen CPNS sekaligus penetapan P3K termasuk P3K paruh waktu.

Baca Juga :  Investor Dubai Kepincut Jateng, Jepara Dibidik untuk Mini Refinery Rp5 Triliun

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, kehadiran koperasi merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan. Dimana menemui tantangan yang harus diselesaikan di tengah era saat ini.

Untuk menjaga koperasi tetap maju di tengah dinamika zaman, kata Sumarno, setiap koperasi harus memiliki kemampuan yang mumpuni dari pengurusnya untuk menajemen koperasi yang baik.

Pun, setiap karyawan dan anggota koperasi juga harus punya rasa untuk memiliki untuk membangun.

“Tentang manajemen, kami berharap semua anggota koperasi punya hak bersuara, menyampaikan pendapat, usulan, kritik untuk kemajuan ke depannya,” kata dia.*

Berita Terkait

Jateng Beri Relaksasi Pajak Kendaraan, Denda dan Pajak Progresif Dibebaskan
Sekda Jateng Buka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Magelang, Sumarno: Daya Ungkit Ekonomi
Industri Jateng Tumbuh Pesat, Ahmad Luthfi Kejar KBT Semarang-Batang
Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru
Investor Dubai Puji Gerak Cepat Ahmad Luthfi, Investasi Rp 5 Triliun Masuk Jepara
Jateng Dapat Penghargaan Layanan Investasi, Jemput Bola Jadi Jurus Jitu Ahmad Luthfi
Investor Dubai Kepincut Jateng, Jepara Dibidik untuk Mini Refinery Rp5 Triliun
PDSI Didorong Jadi Induk Drilling, SP Persada IV Tekankan Kepentingan Negara

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:01 WIB

Jateng Beri Relaksasi Pajak Kendaraan, Denda dan Pajak Progresif Dibebaskan

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

Sekda Jateng Buka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Magelang, Sumarno: Daya Ungkit Ekonomi

Kamis, 17 September 2026 - 18:56 WIB

Industri Jateng Tumbuh Pesat, Ahmad Luthfi Kejar KBT Semarang-Batang

Kamis, 17 September 2026 - 18:32 WIB

Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru

Kamis, 17 September 2026 - 18:24 WIB

Investor Dubai Puji Gerak Cepat Ahmad Luthfi, Investasi Rp 5 Triliun Masuk Jepara

Berita Terbaru