Keselamatan Jadi Prioritas, Ahmad Luthfi Imbau Tahun Baru Dirayakan Secara Proporsional

- Reporter

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Menjelang pergantian tahun di tengah potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan masyarakat agar merayakan Tahun Baru secara sederhana dan tidak berlebihan.

Pemerintah daerah, kata dia, memilih mengedepankan keselamatan warga ketimbang euforia perayaan yang berisiko.

Gubernur Ahmad Luthfi mengimbau masyarakat agar tidak merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara berlebihan, seiring masih tingginya potensi bencana alam di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Saya imbau masyarakat untuk tidak euforia berlebihan dalam merayakan Tahun Baru. Kita harus ingat, ada beberapa daerah di Jawa Tengah yang rawan bencana,” kata Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 24 Desember 2025.

Baca Juga :  Menata Perangkat Daerah untuk Pemerintahan yang Sat Set dan Adaptif

Menurut Ahmad Luthfi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten/kota, telah melakukan evaluasi menyeluruh guna memetakan potensi risiko bencana selama periode Nataru, seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem.

“Pemprov dan Forkopimda kabupaten/kota melakukan evaluasi terhadap potensi bencana di masing-masing wilayah. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran negara dalam momentum libur akhir tahun harus mampu memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat.

“Dengan kehadiran negara, kita ingin memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan masyarakat terlindungi,” katanya.

Gubernur juga mencontohkan pendekatan yang dilakukan di sejumlah daerah, dengan mengedepankan kegiatan doa bersama menjelang pergantian tahun.

Baca Juga :  Jateng Fokus Benahi Jalan Demi Mudik Aman dan Nyaman

Menurutnya, kegiatan hiburan tetap dapat dilaksanakan sepanjang dilakukan secara proporsional dan disertai dengan nilai-nilai kebersamaan serta doa.

“Kalau nanti ada hiburan silakan, tetapi saya minta tetap disisipkan doa untuk keselamatan masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Terkait penggunaan petasan dan bunga api, Gubernur mengingatkan masyarakat untuk mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. Ia menegaskan penggunaan petasan atau bunga api telah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan memiliki konsekuensi hukum.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah kabupaten/kota untuk menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru, sekaligus meminimalkan risiko bencana dan gangguan ketertiban umum.*

Berita Terkait

Ning Nawal Dorong Organisasi Perempuan Jadi Wadah Kreativitas dan Aktualisasi Diri
Stunting Jateng Turun ke 9,66 Persen, Kematian Ibu-Bayi Ikut Menyusut
Jamin Keselamatan dan Lingkungan, Pemprov Jateng Kebut Raperda Garis Sempadan yang Baru
576 Camat Se-Jateng Siap Wujudkan Kecamatan Berdaya
Gubernur Luthfi Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pembangunan Daerah
Respons Cepat BPBD Jateng Hadapi Banjir Solo Raya, Pengungsi Terus Bertambah
Jelang Kurban, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Kesehatan Hewan Keliling
Sekda Jateng Ajak Tinggalkan Gadget, Perkuat Komunikasi dalam Keluarga

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Dorong Organisasi Perempuan Jadi Wadah Kreativitas dan Aktualisasi Diri

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Stunting Jateng Turun ke 9,66 Persen, Kematian Ibu-Bayi Ikut Menyusut

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Jamin Keselamatan dan Lingkungan, Pemprov Jateng Kebut Raperda Garis Sempadan yang Baru

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

576 Camat Se-Jateng Siap Wujudkan Kecamatan Berdaya

Kamis, 16 April 2026 - 16:19 WIB

Gubernur Luthfi Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pembangunan Daerah

Berita Terbaru