Kepastian Hukum Jadi Kunci, Ahmad Luthfi Bidik Lonjakan Investasi Jateng

- Reporter

Sabtu, 18 April 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kepastian hukum bukan sekadar fondasi, tetapi magnet utama bagi masuknya investasi dan percepatan pembangunan daerah. Tanpa itu, kepercayaan sulit tumbuh dan roda ekonomi berisiko tersendat.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang memimpin bersama Wagub Taj Yasin Maimoen(Gus Yasin), menegaskan, terciptanya keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum menjadi prasyarat mutlak dalam membangun wilayah yang maju dan sejahtera. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-VIII Kongres Advokat Indonesia (KAI) di Metro Park View Hotel, Kota Semarang, Jumat (17/4/2026).

“Adanya ketertiban hukum yang di dalamnya ada advokat, maka pembangunan di wilayah kita bisa berjalan cepat. Ini yang akan menarik investor, karena ada kepastian hukum dan keamanan sehingga menumbuhkan kepercayaan untuk membangun di Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menilai, tantangan hukum saat ini tidak lagi sebatas pada regulasi, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik, integritas profesi, hingga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena itu, penguatan kualitas advokat melalui pendidikan, ujian profesi yang transparan, serta pembelajaran berkelanjutan menjadi langkah strategis yang harus terus didorong.

Baca Juga :  Jateng Bidik Wisatawan Muslim, Hotel Ramah Muslim Disiapkan Berlabel

Selain itu, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya peran advokat dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu. Menurutnya, akses terhadap keadilan harus merata dan tidak boleh hanya dinikmati kalangan tertentu.

“Advokat adalah bagian dari masyarakat dalam mencari keadilan. Peran melalui pos bantuan hukum sangat krusial, karena advokat bukan hanya menjalankan profesi, tetapi juga menjadi penjaga keadilan dan pelindung hak asasi manusia,” tegasnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya edukasi dan pendampingan hukum sebagai langkah preventif untuk menekan tindak pidana dan kriminalitas di masyarakat. Program pos bantuan hukum (posbakum) hingga tingkat desa dinilai menjadi salah satu solusi konkret yang perlu diperkuat.

Baca Juga :  Armada Mudik Gratis Jateng Memadati TMII, 16 Ribu Warga Siap Pulang Kampung

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terbuka untuk berkolaborasi dengan Kongres Advokat Indonesia dalam memperluas akses layanan hukum dan memperkuat reformasi birokrasi.

“Kami menerapkan collaborative government dalam membangun daerah. Tidak bisa sendiri, semua harus dirangkul agar tercipta kebersamaan. Together we can, bersama-sama kita bisa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakernas ke-VIII KAI, Diewang Purnama, menyebut kegiatan tersebut diikuti perwakilan pengurus dari seluruh Indonesia. Rakernas menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, serta memperkuat langkah organisasi dalam menjawab tantangan hukum ke depan.

“Tujuannya agar advokat semakin profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru