Jelang Musim Ziarah, Pemprov Jateng Pastikan Akses Wisata Colo Pulih Lewat Dana Rp10 Miliar

- Reporter

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mengalokasikan anggaran Rp10 miliar untuk merehabilitasi Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang terdampak bencana longsor.

“Kami akan alokasikan sebesar Rp 10 miliar untuk perbaikan di wisata Colo ini,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen saat meninjau lokasi longsor di pintu masuk Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa, 13 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin memantau langsung lokasi longsor yang panjangnya sekitar enam meter tersebut. Lokasi itu merupakan akses keluar masuk wisata Colo, yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga :  Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Pemerintah Berlakukan One Way Nasional Kalikangkung-Cikatama

Oleh karenanya, lanjut dia, dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan rehabilitasi lokasi tersebut, supaya akses lalu lintas kendaraan bisa lancar. Terlebih, pada bulan Sya’ban, akan banyak pengunjung yang melaksanakan ziarah di Makam Sunan Muria.

Menurut Taj Yasin, banyak pelaku UMKM yang menggantungkan perekonomiannya di destinasi wisata tersebut, sehingga perlu segera dilakukan rehabilitasi.

“Langkah awalnya, yang akan dilakukan adalah memastikan bus bisa naik ke atas. Seperti hari ini tadi ada 12 bus yang urung naik. Padahal bulan depan sudah Sya’ban, dimana ratusan bus biasanya datang untuk berziarah,” ujarnya.

Baca Juga :  Zakat Jadi Andalan, Pemprov Jateng Gandeng Baznas Tekan Kemiskinan

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan, terima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah yang sudah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan longsor di Colo.

Dia menambahkan, saat ini juga ada enam kecamatan di Kudus yang terdampak bencana banjir. Ada sebanyak 12.650.000 jiwa yang terdampak dalam bencana tersebut.

“Harapan kami bencana di wilayah ini segera berlalu, sehingga ekonomi masyarajat akan baik kembali,” kata Sam’ani.*

Berita Terkait

Respons Cepat BPBD Jateng Hadapi Banjir Solo Raya, Pengungsi Terus Bertambah
Jelang Kurban, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Kesehatan Hewan Keliling
Sekda Jateng Ajak Tinggalkan Gadget, Perkuat Komunikasi dalam Keluarga
Wagub Taj Yasin Ajak Warga Jateng Saling Memaafkan di Momen Syawal
Semarak Abhirama Ranggawarsita 2026, Edukasi hingga Hiburan dalam Satu Event
Komitmen Jateng Atasi Sampah, Aglomerasi Regional Siap Tekan Timbulan Hingga 3.000 Ton
Healing Jadi Andalan Baru, Pemprov Jateng Jaga Kesehatan Ternak Desa
PPRT Batang Diproyeksikan Jadi Percontohan di Jawa Tengah

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:39 WIB

Respons Cepat BPBD Jateng Hadapi Banjir Solo Raya, Pengungsi Terus Bertambah

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Jelang Kurban, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Kesehatan Hewan Keliling

Selasa, 14 April 2026 - 17:26 WIB

Sekda Jateng Ajak Tinggalkan Gadget, Perkuat Komunikasi dalam Keluarga

Selasa, 14 April 2026 - 11:01 WIB

Wagub Taj Yasin Ajak Warga Jateng Saling Memaafkan di Momen Syawal

Senin, 13 April 2026 - 19:43 WIB

Semarak Abhirama Ranggawarsita 2026, Edukasi hingga Hiburan dalam Satu Event

Berita Terbaru