Jawa Tengah Jadi Simpul Perlintasan Nasional, Mobilitas Nataru Capai 8,6 Juta Jiwa

- Reporter

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Mobilitas di Jawa Tengah selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 mencapai 8,6 juta jiwa. Angka tersebut tercatat sejak 20 Desember hingga 31 Desember 2025 pukul 06.00. Diperkirakan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga berakhirnya Operasi Lilin Candi pada 5 Januari 2026.

Data itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat mengikuti pemantauan malam pergantian Tahun Baru 2026 secara virtual bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Mapolda Jawa Tengah, Rabu malam, 31 Desember 2025.

“Berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, ada sekitar 8,7 juta masyarakat yang bergerak di wilayah Jawa Tengah. Hingga hari ini, dari tanggal 20 sampai 31 Desember, sudah tercatat 8,6 juta masyarakat tumplek blek ke Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi saat menyampaikan laporan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas). Hadir bersama Gubernur, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, dan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjend TNI Achiruddin Darojat.

Menurut Gubernur, setiap momentum libur Natal dan Tahun Baru selalu menghadirkan arus besar mobilitas masyarakat yang bergerak ke Jawa Tengah. Letaknya yang strategis menjadikan provinsi ini sebagai simpul perlintasan nasional.

Baca Juga :  LKPP Percayakan Jateng Jadi Pilot Project Pengadaan Ramah Lingkungan

Dalam perayaan malam pergantian tahun, tercatat 101 titik kegiatan di berbagai wilayah Jawa Tengah. Dari 35 kabupaten/kota, sebanyak 17 daerah menggelar car free night (CFN) untuk memfasilitasi aktivitas masyarakat.

Untuk pengamanan Nataru, sebanyak 10.112 personel gabungan TNI dan Polri, didukung Satpol PP serta instansi terkait, disiagakan di pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan, termasuk di gereja, objek wisata, serta jalur rawan kemacetan.

“Terima kasih kepada Kapolda, Pangdam, dan seluruh stakeholder yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama libur Nataru. Semoga Jawa Tengah tetap kondusif agar semua kegiatan berjalan lancar,” ujar Ahmad Luthfi.

Terkait kejadian menonjol, Ahmad Luthfi menyebutkan adanya kecelakaan lalu lintas tunggal bus Cahaya Trans di lingkar Tol Krapyak, Kota Semarang, yang terjadi pada Senin, 22 Desember 2025, sekitar pukul 00.30, dan mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.

Baca Juga :  PLN Hadir untuk Rakyat, Ubah Limbah menjadi Berkah Bersama Pastelab Anak Muda Peduli Lingkungan

Sementara itu, mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengaktifkan 1.400 desa tanggap bencana, menyusul prediksi BMKG terkait curah hujan tinggi selama periode Nataru. Masyarakat setempat telah dibekali pelatihan dan asesmen dari Forkopimda kabupaten/kota untuk membentuk klaster pengungsi, infrastruktur, SAR, dan klaster pendukung lainnya.

“Langkah ini kami lakukan berdasarkan pengalaman bencana di Cilacap dan Banjarnegara. Hingga saat ini tidak ada kejadian menonjol terkait banjir maupun longsor. Kemarin kami bersama Kapolda melakukan pengecekan terkait kejadian yang viral di Guci dan situasi sudah membaik,” katanya.

Menkopolkam Djamari Chaniago mengapresiasi kesiapsiagaan dan langkah antisipasi serta sinergi Forkopimda Jawa Tengah dalam pengamanan Nataru. Ia menilai kolaborasi lintas sektor di Jawa Tengah berjalan harmonis.

Ia juga menegaskan bahwa malam pergantian tahun bukan puncak Operasi Lilin, karena rangkaian kegiatan pengamanan masih berlangsung hingga 5 Januari 2026.

“Mudah-mudahan situasi dan kondisi di Jawa Tengah tetap aman dan terkendali sampai berakhirnya Operasi Lilin,” ujarnya.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru