Jateng Kian Dilirik Investor, Pabrik Kemasan Tiongkok Masuk KEK Kendal Serap 1.000 Pekerja

- Reporter

Senin, 4 Mei 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kepercayaan investor terhadap Jawa Tengah terus menguat. Terbaru, perusahaan kemasan kertas asal Tiongkok, PT Hoi Fu, menanamkan investasi senilai Rp 1,12 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, dengan potensi menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja lokal.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, mengatakan, kondusivitas daerah menjadi faktor utama yang menarik minat investor asing untuk masuk ke provinsi ini.

Menurutnya, stabilitas keamanan serta komitmen pemerintah daerah dalam menjaga iklim usaha menjadi nilai tambah di mata investor global. Hal itu sebagaimana yang kerap digaungkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Gus Yasin).

“Banyak fasilitas yang diberikan, termasuk komitmen Gubernur Ahmad Luthfi dalam menjaga keamanan dan iklim investasi tetap kondusif. Ini membuat investor merasa aman saat masuk ke Jawa Tengah,” ujar Sakina, Senin (4/5/2026).

Baca Juga :  BRI Prioritas Gandeng Bahana TCW, Sajikan Insight Investasi Terkini bagi Nasabah Semarang

Ia mengungkapkan, pada triwulan I 2026, realisasi penanaman modal di Jawa Tengah mencapai Rp 23,02 triliun. Dari jumlah tersebut, investasi asing mendominasi dengan porsi sebesar 58 persen.

Pemerintah, lanjut Sakina, memberikan berbagai insentif bagi investor, mulai dari tax allowance, tax holiday, hingga tax deduction, khususnya bagi yang berinvestasi di kawasan ekonomi khusus.

Selain itu, keberadaan administrator di KEK turut mempermudah proses perizinan, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus dalam pengembangan bisnis.

“Meski penanaman modal asing merupakan kewenangan pemerintah pusat, kami tetap melakukan pendampingan, termasuk memfasilitasi komunikasi dengan kementerian terkait jika muncul kendala,” jelasnya.

Pemprov Jawa Tengah juga aktif menjalin komunikasi dengan investor melalui asosiasi dagang masing-masing negara, guna memastikan setiap persoalan, baik teknis maupun nonteknis, dapat segera diatasi.

Baca Juga :  Taj Yasin Dorong Kawasan Industri Halal untuk Tarik Industri ke Jateng

Langkah ini dinilai menjadi salah satu keunggulan yang mendorong investor untuk merekomendasikan Jawa Tengah kepada pelaku usaha lainnya.

Berdasarkan data Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK, investasi PT Hoi Fu di KEK Kendal diproyeksikan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja. Groundbreaking proyek tersebut telah dilaksanakan pada Sabtu (2/5/2026) dan dihadiri Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso.

Secara kumulatif, hingga triwulan I 2026, KEK Kendal mencatat realisasi investasi sebesar Rp 101,93 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 117.941 orang. Keberadaan kawasan ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal yang mencapai 9,00 persen secara tahunan (year-on-year).*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru