Jateng Gandeng Kemenlu, Diplomasi Soft Power Didorong untuk Gaet Investasi Global

- Reporter

Senin, 6 April 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk mendorong promosi potensi daerah ke tingkat global, khususnya melalui pendekatan diplomasi budaya atau soft power.

Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu RI, Heru Subolo, menyatakan, langkah Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang aktif mempromosikan potensi daerah secara langsung kepada investor dan mitra internasional merupakan strategi yang tepat.

“Apa yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah sangat luar biasa. Kami dari Kementerian Luar Negeri akan mengakselerasi itu. Jawa Tengah memiliki segalanya, mulai dari potensi produk, budaya, hingga pariwisata,” ujar Heru usai pertemuan di Kantor Gubernur, Senin (6/4/2026).

Menurut Heru, Jawa Tengah telah memiliki fondasi kerja sama internasional melalui skema sister province dan sister city dengan berbagai wilayah di luar negeri. Infrastruktur kerja sama tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperluas promosi dan kolaborasi global.

Baca Juga :  Yamaha Dukung Talenta Muda Lewat Soegijapranata Basketball League 2026

Dijelaskan, sinergi antara Kemenlu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan perwakilan Indonesia di luar negeri akan diperkuat, terutama dalam promosi investasi, peningkatan kapasitas (capacity building), serta pengembangan jejaring internasional.

Heru menambahkan, potensi budaya yang dimiliki Jawa Tengah menjadi instrumen penting dalam penguatan diplomasi soft power Indonesia. Melalui pendekatan ini, Indonesia diharapkan lebih dikenal dunia sebagai bangsa dengan kekayaan budaya, nilai harmoni, dan peradaban yang luhur.

“Dunia perlu mengenal Indonesia bukan hanya dari kekuatan politik atau pertahanan, tetapi dari budaya yang adiluhung, harmonis, dan penuh nilai. Jawa Tengah memiliki semua itu,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyambut baik dukungan Kemenlu dalam memperkuat diplomasi soft power. Ia menilai kolaborasi ini membuka peluang besar untuk mendorong pertumbuhan investasi asing di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Tujuh Proyek Energi Hijau di Jateng

Menurut Luthfi, saat ini investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) menyumbang sekitar 58 persen dari total realisasi investasi di Jawa Tengah pada 2025.

“Ini menjadi peluang besar jika Kementerian Luar Negeri dapat menjembatani promosi investasi, baik di sektor budaya, perdagangan, maupun pariwisata,” ujarnya.

Ahmad Luthfi menegaskan, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan Kemenlu, termasuk memanfaatkan jaringan perwakilan RI di luar negeri serta diaspora Indonesia untuk memperluas pasar produk Jawa Tengah.

Ia berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan daya saing produk, khususnya dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), di pasar global.

“Melalui Kementerian Luar Negeri, kami ingin menjembatani dengan diaspora agar produk UMKM Jawa Tengah memiliki daya dobrak lebih kuat di pasar internasional,” kata Ahmad Luthfi.**

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru