Gubernur Luthfi Resmikan Embung di Karangjati, Pacu 10 Juta Ton Padi dan Panen Tiga Kali

- Reporter

Senin, 2 Maret 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA – Upaya mengejar target produksi padi 9,5-10,5 juta ton pada 2026 terus digenjot Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Salah satu jurusnya adalah memperbanyak embung sebagai sumber irigasi dan air baku. Terbaru, dua embung di Karangjati, Kabupaten Blora, diresmikan dan diproyeksikan mampu mengairi 40 hektare lahan serta mendorong petani panen hingga tiga kali setahun.

Peresmian Embung Karangjati dilakukan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Senin, 2 Februari 2026. Embung yang berada di Dukuh Nglawiyan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, itu terdiri atas Embung Utara dan Embung Selatan dengan total kapasitas tampung hampir 68 ribu meter kubik.

Embung Utara memiliki dimensi 78×68 meter persegi dengan volume sekitar 18.678 meter kubik. Sementara Embung Selatan berdimensi 138×93 meter persegi dengan volume 49.320 meter kubik. Proyek senilai Rp 8,5 miliar tersebut dibangun untuk menopang irigasi lahan pertanian, menyediakan air baku saat kemarau, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan.

Baca Juga :  Upah Minimum Provinsi hingga Sektoral Jateng 2026 Ditetapkan Bersamaan pada 24 Desember

“Embung ini bisa menghidupi 40 hektare lahan dan memungkinkan sampai tiga kali panen. Ini juga menggerakkan UMKM. Ini roadmap untuk daerah lain,” kata Ahmad Luthfi usai peresmian.

Menurutnya, semakin banyak embung yang dibangun, semakin besar peluang peningkatan produktivitas padi di Jawa Tengah. Pada 2025, Pemprov Jateng telah membangun sekitar 10 embung dengan total anggaran Rp43 miliar yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Program tersebut akan diperluas pada 2026.

“2026 kita tingkatkan lagi karena ini betul-betul mengaktifkan ekonomi rakyat,” ujarnya, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jateng Henggar Budi Anggoro.

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan apresiasi atas realisasi pembangunan Embung Karangjati yang telah dinantikan kelompok tani sejak 2017. Ia menyebut proyek tersebut semula masuk dalam rencana proyek strategis nasional, namun respons cepat Pemprov Jateng membuat pembangunannya bisa dipercepat.

Baca Juga :  Modest Fashion, Kuliner Halal, dan Seni Islami Warnai Event Ramadan Dekranasda Jateng

“Embung ini akan meningkatkan produksi padi di Blora. Kami komitmen mendukung ketahanan pangan 2026. Untuk ternak kami terbesar di Jateng, jagung kedua, dan padi keenam,” ujarnya.

Perwakilan Kelompok Tani Sidodadi, Karyono, mengaku kehadiran embung menjadi angin segar bagi petani setempat. Selama ini, lahan pertanian di Karangjati mengandalkan tadah hujan sehingga hanya mampu satu kali tanam padi per tahun.

“Kalau dipaksakan dua kali sering gagal karena kekurangan air. Dengan embung ini kami optimistis bisa sampai tiga kali tanam, padi-padi-hortikultura atau tembakau,” katanya.

Dengan tambahan infrastruktur air tersebut, Pemprov Jawa Tengah berharap produktivitas pertanian meningkat signifikan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari daerah.*

Berita Terkait

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun
Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis
Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus
Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni
Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal
Jateng Mulai Bangun Peternakan Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Investasi Rp1,2 Triliun
Tak Hanya Bangun Pabrik, Investor Singapura Siapkan Kerja Sama Pendidikan Vokasi di Jateng
Sekda Sumarno Ajak Semua Pihak Bangkitkan Koperasi Lewat Semangat Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:42 WIB

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:32 WIB

Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:36 WIB

Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal

Berita Terbaru