Gubernur Luthfi: Hipmi Harus Jadi Penggerak Ekonomi Baru di Daerah

- Reporter

Minggu, 19 April 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika geopolitik yang tak menentu, pengusaha muda didorong untuk tidak sekadar bertahan, tetapi tampil sebagai pencipta peluang baru. Kreativitas dan keberanian mengambil inisiatif menjadi kunci lahirnya lapangan kerja dan pengungkit ekonomi daerah.

Pesan tersebut mengemuka dalam Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah di Bandungan, Minggu (19/4/2026), yang menghadirkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sebagai narasumber.

Dalam forum itu, Ahmad Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Tad Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan, peran pengusaha muda sangat strategis dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia meminta Hipmi Jateng untuk lebih aktif berkolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

“Hipmi itu pengusaha muda. Harus kreatif menciptakan lapangan kerja dan ekonomi baru. Jangan menunggu, tapi menjemput bola,” tegasnya.

Baca Juga :  Nawal Yasin Resmikan Pilot Project Posyandu Enam SPM

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini berada di angka 5,37 persen, yang merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk kontribusi pelaku usaha muda. Tren tersebut diharapkan terus meningkat seiring upaya pemerintah daerah dalam menggenjot investasi.

Fokus investasi diarahkan pada sektor industri padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, guna menekan angka pengangguran terbuka. Selain itu, sedikitnya 12 kabupaten/kota mulai mengembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) dan kawasan industri baru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Ahmad Luthfi juga mendorong Hipmi untuk menyelaraskan program organisasinya dengan agenda pembangunan di daerah. Ia meminta para pengusaha muda aktif menjalin komunikasi dengan kepala daerah guna membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

“Temui bupati dan wali kota. Kolaborasikan program Hipmi dengan program daerah masing-masing. Hipmi adalah bagian dari collaborative government,” ujarnya.

Baca Juga :  Satu Tahun Memimpin, Luthfi-Yasin Disebut Minim Pencitraan Maksimalkan Kerja

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pengusaha muda menyampaikan aspirasi, mulai dari kemudahan perizinan, pemerataan akses program, hingga optimalisasi aset pemerintah yang belum termanfaatkan.

Eko, pengusaha asal Banjarnegara, mengapresiasi dorongan sinergi antara Hipmi dan pemerintah daerah. “Kalau akses komunikasi dengan kepala daerah bisa lebih terbuka, tentu akan sangat membantu pengusaha di daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said, menyebutkan bahwa tren investasi di provinsi ini terus menunjukkan peningkatan. Pada 2025, pertumbuhan investasi mencapai 6,76 persen, naik dari tahun sebelumnya sebesar 6,5 persen.

“Ini perkembangan yang menggembirakan dan sangat positif. Kawasan industri dan KEK menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah,” ujarnya.

Dengan sinergi yang diperkuat dan inovasi dari pengusaha muda, Jawa Tengah diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja di masa mendatang.*

Berita Terkait

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP
Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:08 WIB

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Berita Terbaru