SEMARANG – Gelak tawa mewarnai special screening film GJLS: Berapi-Api di Citra XXI Semarang, Minggu (18/10/2026). Komedi absurd yang menjadi ciri khas trio GJLS kembali menjadi daya tarik, kali ini melalui cerita tentang tiga sahabat yang menjalani tugas sebagai petugas pemadam kebakaran.
Antusiasme penonton terlihat sejak siang. Mereka mengantre untuk menyaksikan film garapan sutradara Monty Tiwa tersebut sebelum tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 5 November 2026.
Suasana di dalam studio semakin meriah dengan kehadiran Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Hifdzi Khoir, Carissa Perusset, dan Aurra Kharisma. Tingkah kocak trio GJLS saat menghadapi berbagai situasi tak terduga sebagai petugas pemadam kebakaran mengundang gelak tawa penonton.
Namun, menghadirkan komedi di film terbaru ini ternyata memiliki tantangan tersendiri bagi para pemain. Setelah dua film sebelumnya dikenal dengan pendekatan komedi absurd, kali ini trio GJLS mencoba mengembangkan humor yang berpadu dengan alur cerita lebih terarah.
Ananta Rispo mengatakan, film terbaru mereka menawarkan pengalaman berbeda. Penonton tidak hanya diajak tertawa, tetapi juga merasakan emosi lain melalui cerita persahabatan yang dihadirkan.
“Kalau film yang pertama, saya benar-benar ngakak dari awal sampai akhir. Kalau yang ini, ada beberapa momen yang membuat saya menangis. Ada rasa haru dan hangat, bahkan ada momen ketika kita menangis sambil tertawa,” ujar Rispo.
Meski menghadirkan drama, karakter komedi khas GJLS tetap menjadi kekuatan utama film tersebut. Kedekatan Rigen, Rispo, dan Hifdzi sebagai sahabat turut membantu mereka membangun interaksi yang terasa alami di depan kamera.
Di sisi lain, spontanitas yang selama ini menjadi kekuatan trio GJLS justru menjadi tantangan saat proses pengambilan gambar. Para pemain dituntut lebih disiplin karena sejumlah adegan membutuhkan penghayatan dan dialog yang terjaga.
Carissa Perusset merasakan langsung bagaimana sulitnya menjaga keseriusan ketika beradu akting dengan ketiganya. Ia mengaku kerap tidak mampu menahan tawa akibat improvisasi dan lelucon yang dilontarkan para pemain.
Bahkan, beberapa adegan harus diulang karena para pemain tertawa di tengah dialog. Situasi tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi Carissa selama terlibat dalam film yang memadukan komedi dan drama itu.
Sambutan meriah penonton Semarang juga mendapat perhatian Hifdzi Khoir. Ia mengaku senang melihat energi masyarakat yang menyambut rangkaian promosi film, mulai dari kegiatan di ruang publik hingga pemutaran di bioskop.
“Warga Semarang benar-benar gokil energinya! Dari pagi pas CFD sudah ramai banget, terus sore saat kami masuk studio Citra XXI, suasananya pecah dari baris depan sampai atas,” kata Hifdzi.
Menurut Hifdzi, film ini dibuat untuk memberikan hiburan bagi orang-orang yang sedang lelah menghadapi persoalan kehidupan. Ia berharap komedi yang disajikan dapat menjadi ruang bagi penonton untuk tertawa bersama sahabat dan melupakan beban sejenak.
“Tujuan kami bikin film ini simpel: ingin memberikan ruang buat teman-teman yang capek dan sering merasa gagal untuk bisa tertawa lepas bareng sahabat. Maturnuwun sanget, Semarang!” ujarnya.
Selain komedi, GJLS: Berapi-Api juga mengangkat kehidupan petugas pemadam kebakaran. Melalui profesi tersebut, film ini menyisipkan gambaran tentang pekerjaan yang penuh risiko sekaligus pentingnya menghargai orang-orang yang berjuang membantu sesama.
Film produksi Amadeus Sinemagna bersama GJLS Entertainment ini dibintangi Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Hifdzi Khoir, Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani (Inayma), Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, Sadha Triyudha, dan Khairul Umam.
Setelah menyapa penonton Semarang melalui special screening, GJLS: Berapi-Api dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026. Informasi terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun media sosial @sinemagna, @gjlsberapiapi, dan @gjlsentertainment.***








