Dukungan Pendidikan dari Wagub Jateng: Anak Panti Bisa Lanjut ke Perguruan Tinggi

- Reporter

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Wajah berbinar terpancar dari raut muka Aulia Putri, anak Panti Sosial Kasih Mesra Demak. Dia merupakan satu di antara lima anak yang dijanjikan mendapatkan beasiswa untuk meneruskan pendidikan tinggi dari Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen.

“Terima kasih Pak Wagub dan Ibu,” ujar siswi SMKN 1 Demak itu dengan senyum merekah.

Impian Aulia untuk menempuh pendidikan tinggi selama ini hanya ada dalam angannya. Sebagai anak panti, kuliah bukan hal yang mudah untuk diwujudkan.

“Mau ambil jurusan olahraga, kalau nggak ekonomi,” ujarnya mantab.

Aulia memilih jurusan olahraga meskipun saat ini menempuh jurusan Pemasaran di SMKN 1 Demak. Pasalnya, dia adalah atlet gulat yang menorehkan prestasi di tingkat provinsi.

“Juara 2 Popda tingkat provinsi,” kata Aulia yang asli dari Demak tersebut.

Impian Aulia untuk meneruskan jenjang kuliah, membersamai empat rekannya sesama warga panti. Saat ini mereka sama-sama duduk di kelas XII.

Tawaran untuk menempuh perguruan tinggi itu disampaikan Gus Yasin, sapaan Taj Yasin, saat berkunjung ke Panti Kasih Mesra, Senin, 9 Maret 2026.

Tawaran disampaikan usai momen duet pemain hadrah Kasih Mesra dengan Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin, yang turut serta dalam kunjungan.

Baca Juga :  Tak Bisa Titip Nama, Seleksi Beasiswa Santri Jateng Libatkan Ulama dan Akademisi

“Ada yang kelas XII ? Mau kuliah atau tidak ?.”

Sontak, pertanyaan itu dijawab serentak oleh empat anak yang memainkan hadrah, dan dua anak lain yang berbaris di halaman.

“Mau, mau…,” ujar mereka antusias.

“Tolong dicatat ya, nanti kita upayakan anak-anak ini bisa kuliah,” kata Gus Yasin kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur.

Buka Bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah di Panti Pelayanan Sosial Kasih Mesra berlangsung meriah. Panti yang dihuni 80 anak putri ini merupakan pelayanan sosial di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

Mereka berasal dari Kabupaten Demak dan sekitarnya, dengan rentang usia sekolah, SD, SMP, dan SMA/SMK.

Dalam tausiyahnya, Gus Yasin mengatakan, meskipun dalam keterbatasan, anak panti tidak boleh berkecil hati. Dia mencontohkan, Nabi Muhammad SAW, manusia paling mulia, sudah diuji dengan ketiadaan sang ayah sejak dalam kandungan. Di usia belum baligh, dia juga harus kehilangan sang ibunda.

“Adik -adik semua harus memiliki semangat belajar yang tinggi,” ujarnya.

Hadir dalam buka bersama, Wakil Bupati Demak M Badrudin, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur, tokoh MUI, dan para tokoh dari organisasi masyarakat di Kabupaten Demak.

Usai buka bersama dan salat maghrib berjamaah, Gus Yasin dan Ning Nawal, sapaan akrab Nawal Arafah, berbincang akrab dengan anak-anak panti.

Baca Juga :  Longsor di Cilibur Brebes, Ahmad Luthfi Dorong Percepatan Perbaikan Jalan dan Fasilitas Sekolah

Ning Nawal bahkan menyambut ajakan duet dari grup hadrah Kasih Mesra. Mendendangkan salawat Natawasal bil Hubabah.

Pada kesempatan ini, anak panti juga menerima bantuan berupa uang saku dan alat tulis.

Dalam sambutannya, Imam Maskur mengatakan, Kasih Mesra merupakan panti anak putri yang memiliki kapasitas 80 anak. Para penghuni panti terdiri dari 80 anak putri, yang duduk di bangku SD, SMP, SMA.

“Di Jawa Tengah ada 12 panti anak yang dihuni 1.110 anak, tersebar di kabupaten/kota. Semuanya gratis dan tidak dipungut biaya,” terangnya.

Para anak panti semuanya mendapatkan fasilitas pendidikan, melalui afirmasi. Baik sekolah negeri maupun swasta. Mereka juga memperoleh tambahan keterampilan yang bermanfaat saat dewasa.

“Kalau panti putri diajarkan menjahit atau laundry dari Baznas. Sehingga bisa mandiri saat sudah dewasa,” pungkasnya.

Salah seorang anak panti, Kanaya, menyampaikan terima kasihnya atas kunjungan Gus Yasin ke Panti Kasih Mesra.

“Terima kasih atas kunjungannya ke panti kami. Terima kasih Pak Wagub karena sudah membantu mewujudkan impian dan cita cita kami,” kata Kanaya, siswi SMP dari Morodemak, Demak ini.*

Berita Terkait

Pemprov Jateng Revitalisasi Dua SD Roboh, Gubernur Luthfi Minta Sekolah Rawan Dipetakan
942 Orang Daftar Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Pemprov Jateng, 15 Orang Lolos Kuliah Luar Negeri
Sekda Jateng Tekankan Kolaborasi Orang Tua, Guru, dan Pemerintah Kunci Pendidikan Anak Berkualitas
Sekolah Rakyat Jateng Siap Dibuka 31 Juli, Pemprov Pastikan Fasilitas Tak Ala Kadarnya
PAUD EMAS Jawa Tengah Segera Diluncurkan, Posyandu Ikut Jadi Ruang Belajar Anak
Gus Yasin Ingin Pendidikan Vokasi Berkesinambungan dari SMP hingga Perguruan Tinggi
Dialog Bareng Siswa, Wagub Taj Yasin Beri Hadiah Sepeda dan Soroti Kekurangan Guru
Taj Yasin Perluas Kerja Sama Internasional, Pesantren Jateng dan Malaka Siap Berkolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pemprov Jateng Revitalisasi Dua SD Roboh, Gubernur Luthfi Minta Sekolah Rawan Dipetakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:11 WIB

942 Orang Daftar Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Pemprov Jateng, 15 Orang Lolos Kuliah Luar Negeri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekda Jateng Tekankan Kolaborasi Orang Tua, Guru, dan Pemerintah Kunci Pendidikan Anak Berkualitas

Senin, 20 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sekolah Rakyat Jateng Siap Dibuka 31 Juli, Pemprov Pastikan Fasilitas Tak Ala Kadarnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:58 WIB

PAUD EMAS Jawa Tengah Segera Diluncurkan, Posyandu Ikut Jadi Ruang Belajar Anak

Berita Terbaru