Bulog Edukasi Pelajar Semarang Pahami Penyerapan, Pengolahan hingga Distribusi Beras ke Masyarakat

- Reporter

Selasa, 21 April 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Antusiasme pelajar SMA di Kota Semarang terlihat jelas saat mengikuti program eduwisata yang diselenggarakan Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah, Selasa (21/4/2026). Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya berkunjung, tetapi juga belajar langsung memahami proses penyerapan, pengolahan, hingga distribusi beras sebagai bagian penting dari ketahanan pangan nasional.

Sebanyak 38 siswa SMAN 1 Semarang mengikuti kunjungan edukatif ke Sentra Penggilingan Padi (SPP) Kendal dan Kompleks Pergudangan Palebon Semarang. Di lokasi tersebut, mereka menyaksikan secara langsung bagaimana gabah kering panen diserap, diolah menjadi beras, dikemas, hingga didistribusikan ke masyarakat.

Pengalaman lapangan ini memberikan pemahaman konkret kepada siswa tentang rantai pasok pangan yang selama ini hanya dipelajari secara teori di kelas. Mereka juga memperoleh gambaran mengenai peran strategis Bulog dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan beras nasional.

Baca Juga :  Luthfi: Mahasiswa Jangan Hanya Menonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan

Salah satu siswa kelas 10, Jesika, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. “Melalui kegiatan ini, saya jadi tahu bahwa stok beras di Bulog sangat melimpah dan kualitasnya baik untuk dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Eloi Sinatra. Ia menilai kegiatan ini membuka wawasan tentang pentingnya peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan. “Wisata edukasi ini membuka wawasan saya bahwa Bulog benar-benar berperan dalam menjaga swasembada padi dan ketahanan pangan Indonesia,” katanya.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati, menjelaskan bahwa program eduwisata ini merupakan inisiatif dari kantor pusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

“Tujuan utamanya adalah mendekatkan kegiatan Bulog dalam pelaksanaan program serapan gabah dan beras kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” jelasnya.

Menurutnya, pelibatan pelajar penting untuk memberikan pemahaman yang utuh dan akurat terkait kondisi ketahanan pangan nasional, sekaligus menangkal potensi disinformasi yang kerap beredar di masyarakat.

Baca Juga :  Suasana Gubernuran Riuh, Anak TK Diajak Kenal Pekerjaan di Pemerintahan

Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong minat generasi muda untuk berkontribusi di sektor pangan, baik melalui pendidikan maupun karier di bidang agribisnis dan logistik.

Bulog, lanjut Sri Muniati, terus berkomitmen menjaga ketersediaan pangan dengan memastikan seluruh proses, mulai dari penyerapan gabah hingga distribusi beras, berjalan optimal dan berkelanjutan.

Saat ini, stok beras nasional berada dalam kondisi aman dengan jumlah sekitar 5 juta ton, sementara di Jawa Tengah mencapai sekitar 355 ribu ton. Kondisi tersebut menjadi indikator kuat bahwa ketahanan pangan, khususnya beras, tetap terjaga dengan baik.

“Ketersediaan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan kita dalam kondisi aman dan terkendali,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Provinsi Pertama Terapkan Pendidikan Koperasi di Sekolah, Jangkau 6,38 Juta Siswa
Guru PAUD Jateng Dilatih Coding dan Robotik, Pembelajaran Lebih Inovatif
Jateng Percepat Pemetaan Anak Putus Sekolah dan Kekurangan SMA di Pegunungan
Gus Yasin: Guru Honorer di Jateng Tidak Akan Diberhentikan
Taj Yasin Dorong Pesantren di Jateng Bangun Lingkungan Aman dan Ramah Anak
15 Tim Finalis Lomba Artikel Mahasiswa Jateng Siap Presentasikan Gagasan Terbaik
Santriwati Asal Lamongan Bahagia Terima Bisarah Penghafal Quran dari Jateng
Jateng Jadi Pelopor, Kurikulum Perkoperasian Segera Diterapkan di Sekolah

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:17 WIB

Jateng Jadi Provinsi Pertama Terapkan Pendidikan Koperasi di Sekolah, Jangkau 6,38 Juta Siswa

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:22 WIB

Guru PAUD Jateng Dilatih Coding dan Robotik, Pembelajaran Lebih Inovatif

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:12 WIB

Jateng Percepat Pemetaan Anak Putus Sekolah dan Kekurangan SMA di Pegunungan

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:28 WIB

Gus Yasin: Guru Honorer di Jateng Tidak Akan Diberhentikan

Senin, 25 Mei 2026 - 18:56 WIB

Taj Yasin Dorong Pesantren di Jateng Bangun Lingkungan Aman dan Ramah Anak

Berita Terbaru