Ahmad Luthfi Warning Direksi BUMD, Kinerja Akan Dievaluasi

- Reporter

Senin, 27 April 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin, mengingatkan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar tidak sekadar eksis, tetapi benar-benar berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD) dan pembangunan. Ia meminta BUMD agar kreatif dan inovatif dam menciptakan program.

Penegasan itu disampaikan Ahmad Luthfi saat memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tiga BUMD milik Pemprov Jawa Tengah, Senin (27/4/2026). Tiga perusahaan daerah yang dibahas yakni PT Jateng Agro Berdikari (JTAB), PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), dan PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP).

Menurut Ahmad Luthfi, BUMD harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah, terutama di tengah keterbatasan fiskal pemerintah provinsi. Karena itu, inovasi dan terobosan bisnis menjadi kunci agar perusahaan daerah mampu bertahan sekaligus memberikan dampak nyata.

Baca Juga :  Ratusan Peternak Ramaikan Kontes Ternak Piala Gubernur Jawa Tengah 2026

“BUMD itu nafasnya untuk PAD wilayah. Saat fiskal terbatas, maka yang diandalkan adalah kreativitas dan terobosan,” tegasnya.

Ia menekankan, pengelolaan BUMD harus profesional dan berorientasi pada manfaat publik, bukan kepentingan pribadi. Seluruh jajaran komisaris dan direksi akan dievaluasi secara berkala berdasarkan kinerja.

“Baik itu komisaris atau direktur utama, selama tidak efektif akan kami evaluasi. Tugas BUMD adalah menyehatkan APBD,” ujarnya.

Ahmad Luthfi juga mengingatkan agar tidak ada BUMD yang justru menjadi beban keuangan daerah. Seluruh aset dan lini bisnis harus dioptimalkan untuk menghasilkan keuntungan yang berkontribusi pada PAD.

Untuk mendorong kinerja, ia meminta BUMD aktif berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), serta Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekrafs).

Baca Juga :  Bank Mandiri Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Nasional Terjaga Berkat Sinergi Fiskal dan Moneter

Kolaborasi ini dinilai penting untuk menghidupkan aset-aset daerah yang belum tergarap optimal, sekaligus membuka peluang bisnis baru.

“Gandeng Kadin, Hipmi, dan Gekrafs. Kolaborasi dengan pengusaha muda agar aset kita berkembang dan hidup. BUMD harus punya daya dobrak,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Luthfi mengapresiasi kinerja PT Jateng Agro Berdikari yang dinilai aktif menjaga stabilitas harga melalui program pangan murah, operasi pasar, dan pengembangan kios di berbagai daerah.

Gubernur memberikan sorotan kepada PT PRPP yang dinilai belum maksimal dalam mengelola aset dan menggelar event yang kompetitif. Ia meminta manajemen segera menyusun rencana kerja konkret agar PRPP mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

“Event yang digelar harus punya daya tarik dan daya saing. Jangan kalah dengan yang lain,” tandasnya.***

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru