Ahmad Luthfi Kucurkan Bantuan Jumbo untuk Kemiskinan dan Swasembada Pangan Brebes

- Reporter

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggelontorkan bantuan senilai Rp 28,01 miliar untuk Kabupaten Brebes, Kamis (7/5/2026). Bantuan jumbo tersebut difokuskan untuk percepatan pengentasan kemiskinan, penguatan swasembada pangan, hingga pengembangan kawasan industri baru di wilayah perbatasan Jawa Tengah itu.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggelontorkan berbagai bantuan untuk Kabupaten Brebes, untuk percepatan pengentasan kemiskinan, penguatan swasembada pangan, hingga pengembangan kawasan industri baru, Kamis (7/5/2026).

Penyerahan bantuan senilai Rp 28,01 miliar itu dilakukan di Pendopo Kabupaten Brebes. Bantuan mencakup berbagai sektor strategis, mulai pertanian, peternakan, pendidikan, kelistrikan, perumahan, hingga bantuan sosial bagi masyarakat miskin dan rawan pangan.

“Kalau mereka tidak kita kasih atensi untuk mengembangkan wilayahnya maka dia akan tertinggal. Untuk itu bantuan ini kita berikan sebagai bentuk kolaborasi dalam pengentasan kemiskinan,” kata Ahmad Luthfi, yang duet bersama Wagub Taj Yasin itu.

Brebes menjadi salah satu dari 10 daerah prioritas penanganan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Berdasarkan data BPS Maret 2025, persentase penduduk miskin di Brebes tercatat tertinggi di Jateng, yakni mencapai 14,15 persen.

Baca Juga :  Danrem 074/Wrt Tinjau Pembangunan Jalan Desa Program TMMD di Sragen, Ingatkan Agar Dijaga

Dari total bantuan Rp 28,01 miliar tersebut, sektor pertanian dan peternakan mendapat alokasi terbesar senilai Rp 7,03 miliar. Bantuan itu meliputi rehabilitasi jaringan irigasi tersier sebanyak 920 paket senilai Rp 3,5 miliar, irigasi perpipaan delapan paket Rp 752 juta, bantuan benih padi, jagung, dan durian Rp 1,524 miliar, hingga pengembangan budidaya tebu, kelapa genjah, tembakau, dan cengkeh senilai Rp 1,201 miliar.

Selain itu, Pemprov Jateng juga memberikan bantuan TMMD di empat titik senilai Rp 921 juta, bantuan pembangunan hunian baru bagi korban bencana sebanyak 18 unit senilai Rp 900 juta. Adapun sambungan listrik gratis dan pompa air tenaga surya Rp 131,6 juta, hingga bantuan sosial UEP, KUBE, dan KaJen senilai Rp 1,515 miliar.

Tak hanya fokus pada sektor ekonomi dan infrastruktur, bantuan juga menyasar pendidikan dan penguatan desa. Pemprov mengalokasikan bantuan uang sekolah dan lembaga pendidikan senilai Rp 16,545 miliar serta internet desa untuk delapan titik desa miskin ekstrem dan desa wisata.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Kucurkan Rp 16,6 Miliar Hibah Pendidikan Tinggi Sepanjang 2025

Gubernur menegaskan, pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai program terintegrasi. Mulai dari renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), penanganan stunting, layanan dokter spesialis keliling (Speling), sekolah gratis bagi anak keluarga miskin, hingga penyaluran bantuan sosial.

Di sisi lain, Pemprov Jateng juga terus mendorong investasi masuk agar mampu membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Maka saya minta semua daerah menyiapkan kawasan industri baru, Brebes menjadi salah satu yang akan kita kembangkan terkait ini,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Paramitha Widya Kusuma menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Pemprov Jateng terhadap Brebes. Menurutnya, bantuan tersebut sangat penting karena menyentuh hampir seluruh aspek kebutuhan masyarakat.

“Sudah kami catat semua arahan Gubernur, bantuan ini akan kami kawal agar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia mengatakan, masih banyak desa dan kelurahan di Brebes yang membutuhkan perhatian serius terkait kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Dengan dukungan tersebut, pihaknya optimistis penanganan kemiskinan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.*

Berita Terkait

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri
Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan
Undian Tabungan Bima, Dua Nasabah Bank Jateng Boyong Hadiah Toyota Innova Zenix Hybrid
Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi
Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam
Hadir di Juwana, Samsat Corner dan Samkesdel Permudah Akses Layanan Pajak Kendaraan
Jateng Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan, Salurkan Rp 4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:31 WIB

73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah Jateng Siap Tempuh Studi Dalam dan Luar Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ahmad Luthfi: Pemimpin Birokrasi Harus Berani Berinovasi, Bukan Sekadar Lulus Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bangun Ekosistem Tenis Meja, Luthfi Minta PTMSI Perkuat Pembinaan dan Kompetisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:45 WIB

Jawa Tengah Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Selalu Siap Bergerak dalam Enam Jam

Berita Terbaru