Ahmad Luthfi: Imlek Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Simbol Harmoni

- Reporter

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Di tengah semangat kebinekaan, perayaan Imlek Vaganza Harmoni Nusantara 2026 di Kelenteng Sam Poo Kong kembali menjadi panggung persatuan lintas budaya dan agama. Agenda nasional itu mendapat perhatian langsung pemerintah pusat dan daerah menjelang puncak perayaan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau kesiapan lokasi, Sabtu, 14 Februari 2026.

Event tersebut merupakan rangkaian dari perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau 2026 Masehi di Kota Semarang. Perayaan Imlek di Kelenteng Sam Poo Kong ini memperkuat daya tarik wisata Jawa Tengah.

Rombongan tiba di lokasi pukul sekira pukul 15.00 disambut Ketua Yayasan Sam Poo Kong, Mulyadi Setia Kusuma dan menyaksikan pertunjukan Tonggak Barongsai dan berkeliling area kelenteng. Gibran, Ahmad Luthfi, dan Agustina, menyapa hangat masyarakat yang berkunjung di lokasi.

Ahmad Luthfi berharap perayaan Imlek tidak sekadar seremoni budaya, tetapi menjadi simbol harmoni Nusantara yang harus terus dirawat sebagai bagian dari identitas bangsa.

Baca Juga :  Hadapi Potensi Bencana, Pemprov Jateng Perkuat Personel Relawan TRC

“Kita harus nguri-uri budaya terkait Imlek itu sendiri. Masyarakat Tionghoa hari ini melakukan persiapan dan puncaknya besok,” ujarnya.

Menurut Gubernur, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung gelaran tersebut karena tidak hanya menjadi momentum ibadah dan perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga berdampak langsung pada pariwisata dan pergerakan ekonomi di Kota Semarang dan Jawa Tengah.

Ia menyebut, kunjungan wisata ke Sam Poo Kong pada 2025 mencapai 86.766 wisatawan nusantara dan 11.465 wisatawan mancanegara. Angka itu berkontribusi terhadap total kunjungan wisatawan Jawa Tengah yang menembus 74,44 juta orang, meningkat 7,15 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Selain ibadah dan peringatan Imlek, kegiatan ini juga memberi kontribusi nyata bagi sektor pariwisata,” kata Ahmad Luthfi.

Agustina Wilujeng menambahkan, kehadiran Wakil Presiden menjadi pemicu peningkatan kunjungan wisata ke Kota Semarang. “Ini akan menjadi trigger. Dampaknya positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Mulyadi Setia Kusuma menjelaskan, kedatangan Wakil Presiden bertujuan memastikan kesiapan puncak acara yang akan digelar Minggu malam, 15 Februari 2026. Puncak perayaan diisi doa bersama lintas agama dan pertukaran budaya sebagai simbol harmoni.

Baca Juga :  Stasiun Tawang Tampil Lebih Modern, Prabowo Resmikan Ikon Heritage Kebanggaan Jawa Tengah

Dijelaskan, perayaan tahun ini mengusung tagline “Harmoni Nusantara” sebagai bentuk kolaborasi dengan pemerintah pusat. Jadwal puncak acara juga dimajukan untuk menghormati umat muslim yang akan memasuki bulan Ramadan. Hal itu mendapat apresiasi dari Wakil Presiden dan Gubernur.

“Kami berterima kasih atas dukungan dan apresiasi untuk Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang yang dapat menghadirkan Wakil Presiden,” ungkap Mulyadi.

Dalam peninjauan tersebut, Gibran dan Ahmad Luthfi juga melihat sejumlah bangunan cagar budaya di kompleks kelenteng, termasuk satu gedung yang diusulkan mendapat dukungan pemerintah pusat untuk revitalisasi.

Perayaan Imlek di Sam Poo Kong, yang dibangun pada 1724 untuk menghormati Laksamana Ceng Ho, selama ini menjadi salah satu agenda budaya berskala nasional. Kehadiran pemerintah pusat diharapkan semakin memperkuat pesan toleransi, persatuan, dan penguatan ekonomi berbasis budaya di Indonesia.*

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru