Kasus Pemalang Jadi Alarm, Ahmad Luthfi Minta Sekolah Cegah Perundungan

- Reporter

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan kepada seluruh satuan pendidikan di Jawa Tengah harus zero bullying. Ia tidak ingin kasus perundungan seperti terjadi terhadap siswa SD di Kabupaten Pemalang terulang kembali di tempat lain.

“Saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan, jadi di tempat kita seluruh sekolah harus zero bullying dengan mengedepankan edukasi yang kita lakukan,” kata Ahmad Luthfi saat ditemui usai acara di Universitas Diponegoro, Rabu, 7 Oktober 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, menambahkan, pihaknya telah menyampaikan imbauan kepada satuan pendidikan di Jawa Tengah terkait zero bullying ke sekolah jenjang SMA/SMK/SLB yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Imbauan sudah, gerakan sekolah ramah anak sudah, kemudian ada tim pencegahan dan penanganan kekerasan juga sudah ada. Ini tinggal dimaksimalkan saja, tentu dengan evaluasi tentang kelemahannya apa saja,” katanya.

Terkait kasus perundungan siswa SD di Kabupaten Pemalang, Sadimin, menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tetap ikut memantau. Meskipun SD-SMP merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota, Pemprov Jateng tidak bisa lepas tangan begitu saja sehingga koordinasi terus dilakukan.

Baca Juga :  Kasus Pelajar Meninggal di Sragen dan Brebes, Disdik Jateng Turun Tangan dan Lakukan Evaluasi

“Soal sanksi kewenangan kabupaten/kota. Tetapi kita kolaborasi dan koordinasi dengan dinas pendidikan Kabupaten Pemalang. Intinya bareng-bareng anak-anak kita dijaga,” jelasnya.

Pemantauan dengan koordinasi secara intens tersebut juga berlaku di daerah lain. Terutama terkait optimalisasi seluruh program untuk pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah terus mengingatkan kepada seluruh satuan pendidikan, kepala sekolah, dan para guru untuk selalu waspada dan memantau anak didiknya tanpa henti di lingkungan sekolah atau satuan pendidikan.

“Teman-teman di lapangan untuk selalu peduli di sekolah masing-masing. Misal di saat jam istirahat dipantau, kalau tidak ada cctv ya memantau langsung. Pulang sekolah juga dipantau. Jangan sampai anak masih ada di sekolah tapi guru sudah pulang. Tetap tunggu sampai anak-anak di sekolah habis, ada piket misalkan, supaya anak tetap dipantau di lingkungan sekolah,” katanya.

Baca Juga :  Jawa Tengah Jadi Tujuan Utama 38,71 Juta Pemudik, Layanan Lebaran Diperluas dan Pengawasan Diperketat

Sadimin mengatakan, sebisa mungkin setiap satuan pendidikan dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan dalam pembelajaran di lingkungannya. Jika pembelajaran dapat menggembirakan dan tidak ada perundungan maka akan banyak prestasi yang muncul.

“Kami tentu prihatin tapi kami tetap ingatkan teman-teman di satuan pendidikan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Jadi harapannya kita zero bullying,” ungkapnya usai mendampingi Gubernur Ahmad Luthfi.

Untuk diketahui, seorang siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, berinisial A (7), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban perundungan oleh kakak kelasnya. Korban meninggal dunia pada Rabu, 30 September 2026, setelah smepat dirawat di RSUD dr M Ashari Pemalang sejak Kamis, 17 September 2026. Kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.*

Berita Terkait

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak
Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet
Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit, Warga Lereng Lawu Terbantu Layanan Speling
Ribuan Bendahara KDKMP di Jateng Disiapkan agar Koperasi Dikelola Profesional

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet

Berita Terbaru