Bukan Sekadar Kejar Emas, 7.515 Atlet Pelajar Jateng Ditempa Jadi Generasi Juara

- Reporter

Selasa, 1 September 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sebanyak 7.515 atlet pelajar dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mulai beradu kemampuan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2026. Bukan sekadar mengejar medali, ajang yang berlangsung 1-6 September 2026 itu menjadi panggung pembentukan karakter sekaligus penjaringan calon atlet masa depan Jawa Tengah.

Ribuan atlet tersebut terdiri atas 1.647 atlet tingkat SD, 2.335 atlet SMP, dan 3.533 atlet SMA. Mereka didampingi 1.210 pelatih dan 334 ofisial untuk berlaga pada 23 cabang olahraga dengan 522 nomor pertandingan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan, Popda menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet secara berjenjang. Dari ajang inilah, para atlet pelajar dipersiapkan untuk naik ke level yang lebih tinggi hingga mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional.

“Popda merupakan dasar untuk kita nanti take off ke Popnas. Adik-adik ini adalah bibit unggul yang akan mengharumkan nama Jawa Tengah. Jadi seluruh cabor kita pertandingan,” kata Ahmad Luthfi seusai membuka Popda Jateng 2026 di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, pembinaan olahraga tidak boleh hanya berorientasi pada capaian medali. Lebih jauh, olahraga harus menjadi ruang untuk membentuk generasi muda yang memiliki disiplin, tanggung jawab, sportivitas, dan mental juang.

Baca Juga :  PLN UIP JBT Turut Ambil Bagian dalam Penanaman Ribuan Pohon di Jawa Barat dan Jawa Tengah

Karena itu, Ahmad Luthfi meminta seluruh atlet, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan, hingga wasit menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme selama kompetisi.

“Jadi kita didik dari kecil bahwa olahraga adalah kebutuhan dasar serta style atau gaya hidup anak-anak muda sehingga ke depan memiliki karakter terkait disiplin, tanggung jawab, dan jiwa petarung,” tegas pria yang memimpin Jateng duet Wagub Taj Yasin itu.

Ia juga mengingatkan, setiap atlet yang berlaga membawa nama daerah masing-masing. Namun, seluruh kontingen pada akhirnya merupakan bagian dari satu keluarga besar Jawa Tengah.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Popda Jateng 2026, “Tingkatkan Tradisi Prestasi”. Popda diharapkan tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga memperkuat tradisi pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Jawa Tengah.

Capaian Jawa Tengah pada Popnas 2025 menjadi salah satu pijakan. Saat itu, kontingen Jateng mampu finis di peringkat kedua. Popda 2026 pun menjadi momentum untuk menyiapkan regenerasi atlet sekaligus menjaga kesinambungan prestasi tersebut menuju Popnas 2027.

Baca Juga :  Pemprov Jateng All Out Dukung Koperasi Desa Merah Putih untuk Bangkitkan Ekonomi Desa

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, mengatakan, jumlah peserta Popda tahun ini menjadi yang terbesar. Besarnya partisipasi tersebut menunjukkan tingginya animo sekaligus menjadi kesempatan untuk mengukur hasil pembinaan olahraga di masing-masing daerah.

“Adanya Popda bisa mengukur dan pembinaan di masing-masing kota, kemudian berjenjang ke tingkat provinsi hingga nanti nasional,” ujarnya.

Bagi para atlet, Popda bukan sekadar agenda tahunan. Kompetisi ini menjadi kesempatan untuk membuktikan hasil latihan sekaligus mengejar target prestasi.

Dua atlet panjat tebing asal Kabupaten Blora, Yuniar dan Inasya, misalnya, datang dengan target membidik medali emas. Pada Popda tahun sebelumnya, keduanya harus puas membawa pulang medali perak.

“Persiapan sudah dari kemarin-kemarin karena sekalian persiapan untuk Porprov. Jadi ini buat try out juga. Popda tahun lalu dapat perak, tahun ini ingin dapat emas,” ujar keduanya.

Dengan ribuan atlet yang turun bertanding, Popda Jateng 2026 menjadi gambaran besar proses regenerasi olahraga di Jawa Tengah. Dari arena pertandingan inilah, prestasi diburu, mental ditempa, dan calon-calon juara masa depan mulai disiapkan.***

Berita Terkait

Dua Emas Porprov untuk Ayah, Fardania Menjaga Mimpi lewat Sepak Takraw
Porprov Jateng XVII Resmi Ditutup, Tuan Rumah Berikutnya Kedu Raya
Ditempa di SMANKO Jateng, Dela Panen Emas di Porprov
Porprov Jateng 2026 Bergulir, Ahmad Luthfi Pacu Pembinaan Atlet Menuju PON 2028
Persiapan PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Slamet, Pelari Sekaligus Berwisata Menikmati Keindahan Guci
Slamet Trail Run 2026 Hadirkan 1.031 Peserta, Dorong Kebangkitan Wisata Guci Tegal
Persembahkan Empat Medali untuk Indonesia, Atlet Takraw Jateng Disambut Hangat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Dua Emas Porprov untuk Ayah, Fardania Menjaga Mimpi lewat Sepak Takraw

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Porprov Jateng XVII Resmi Ditutup, Tuan Rumah Berikutnya Kedu Raya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Ditempa di SMANKO Jateng, Dela Panen Emas di Porprov

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Porprov Jateng 2026 Bergulir, Ahmad Luthfi Pacu Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Persiapan PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Berita Terbaru