Nawal Yasin Apresiasi Posyandu Surakarta yang Integrasikan Layanan Kesehatan Mental

- Reporter

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Hj.Nawal Arafah Yasin, M. S.I, mengapresiasi inovasi layanan kesehatan mental Posyandu di Kota Surakarta.

Mengusung tagline “Ojo Lali Mesem, Ojo Lali Sambat”, layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan Nawal, seusai meninjau Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) RW 6 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Kamis (16/7/2026). Ditambahkan, layanan Kesehatan mental tersebut diampu oleh beberapa psikolog. Dan peminatnya pun luar biasa.

“Kalau misalnya teridentifikasi membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka kemudian dirujuk ke puskesmas ataupun ke rumah sakit jiwa. Dan ini ada di setiap-setiap Posyandu di kota Surakarta ini. Luar biasanya lagi, untuk kesehatan mental ini ada taglinenya. Taglinenya adalah Ojo Lali Mesem, Ojo Lali Sambat. Curhatmu berarti kesehatan jiwa itu penting,” beber Ning Nawal, panggilan akrabnya, didampingi Ketua TP Posyandu Kota Surakarta Venessa Winastesia Respati.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Perkuat Perlindungan Buruh Jateng dari PHK hingga Kesejahteraan

Layanan kesehatan mental, terang Nawal, juga bisa diakses melalui scan barcode yang dipajang di Posyandu. Link dalam barcode tersebut berisi jadwal Posyandu di Kota Surakarta, kemudian psikolog mana yang bisa melakukan konsultasi secara online dan offline di Posyandu-Posyandu.

Tak hanya layanan kesehatan mental, Nawal juga mengapresiasi integrasi data pada Posyandu RW 06, melalui web Posyandu. Aduan-aduan juga sudah terintegrasikan dengan data tersebut. Misalnya, data warga lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan sebagainya. Termasuk, bagaimana respons dinas terkait terhadap aduan masyarakat, yang dikoordinasikan dalam satu wadah.

Baca Juga :  Disaksikan Ahmad Luthfi, Fahmil Al-Qur’an Puteri Jateng Melaju ke Semifinal

Ditambahkan, inovasi-inovasi tersebut bisa dilakukan di Posyandu lain, sesuai dengan kebutuhan. Sehingga, Posyandu 6 SPM betul-betul memberikan pelayanan pada semua kebutuhan masyarakat. Terlebih, layanan Posyandu terintegrasi dengan Kecamatan Berdaya, yang merupakan program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

“Maka, Dinas Sosial juga memiliki namanya Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial) untuk bagaimana integrasi data, dan untuk bantuan-bantuan yang kemudian ini bisa diintegrasikan di kabupaten/ kota,” terang Nawal, yang juga Ketua TP PKK Jawa Tengah.***

Berita Terkait

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Berita Terbaru