Tak Hanya Bedah Rumah, Taj Yasin Buka Akses Kerja bagi Keluarga Penerima RTLH

- Reporter

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN – Kebahagiaan terpancar dari wajah Sailah (50), warga Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah berlantai tanah dengan dinding yang belum selesai diplester, kini ia bersama keluarganya dapat menempati rumah yang lebih layak. Itu berkat bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Namun, bagi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, perubahan itu tidak boleh berhenti pada bangunan rumah semata.

Saat meninjau rumah Sailah pada Selasa, 14 Juli 2026, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu memastikan bantuan pemerintah juga harus membuka jalan agar keluarga penerima memiliki kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah anak sulung Sailah yang telah lulus SMA, tetapi hingga kini belum memperoleh pekerjaan.

“Ya, hari ini kita kontrol RTLH di desa dampingan di Kebumen. Kita cek, kita pastikan bukan hanya rumahnya, tetapi juga bagaimana kondisi keluarganya,” kata Gus Yasin, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  Banjir Bandang Lereng Slamet, Wagub Jateng Minta Pusat Perkuat Status Hutan Lindung

Ia mengatakan, Pemprov Jawa Tengah akan berupaya menghubungkan anak Sailah dengan berbagai peluang kerja dan peningkatan keterampilan. Mulai dari bursa kerja, pelatihan vokasi, hingga program magang, termasuk jika tersedia kesempatan magang ke Jepang.

“Anaknya sudah lulus SMA. Kita coba link-kan ke dunia usaha atau pekerjaan. Kalau belum ada di Kabupaten Kebumen, nanti kita lihat di provinsi,” ujarnya.

Perhatian itu berangkat dari kondisi ekonomi keluarga Sailah. Suaminya, Ade Suratman, saat ini merantau ke Cirebon, Jawa Barat, sebagai pedagang cilok. Sedangkan Sailah bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Penghasilan keduanya masih pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Di tengah keterbatasan itu, bantuan RTLH menjadi titik balik bagi keluarga tersebut. Rumah yang sebelumnya berlantai tanah dan berdinding belum diplester kini berubah menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman.

Baca Juga :  5.503 Koperasi Merah Putih Terbangun, Jateng Percepat Penguatan Ekonomi Desa Berkelanjutan

“Terima kasih banyak atas bantuannya. Rumah jadi bagus. Dulu rumah masih tanah, temboknya belum diplester. Sekarang sudah lebih layak,” tutur Sailah.

Ketua RT 02 RW 02 Desa Ayamputih, Edi Mulyanto, menjelaskan, bantuan RTLH senilai Rp20 juta diperoleh melalui usulan dari tingkat RT yang diteruskan ke pemerintah desa hingga akhirnya disetujui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Menurutnya, dana bantuan tersebut dilengkapi dengan swadaya keluarga dan gotong royong warga sehingga renovasi rumah dapat diselesaikan dengan baik. Perbaikan meliputi penggantian atap, genteng, balok dan kaso, kusen pintu serta jendela, hingga pembenahan bagian depan rumah.

Meski rumah telah layak huni, Edi berharap perhatian pemerintah dapat terus berlanjut, terutama untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga Sailah.

“Kondisi rumah sudah jauh lebih baik. Sekarang harapan kami, Bu Sailah dan keluarganya juga bisa mendapatkan pendampingan ekonomi,” ujarnya.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru