Taj Yasin: Zikir dalam Toriqoh Bangun Spiritualitas dan Cegah Korupsi

- Reporter

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Ribuan jamaah toriqoh memadati Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Sabtu (4/7/2026). Mereka menghadiri Manaqib Qubra, Istighosah, Bahtsul Masail, Temu Mursyid, dan Pengajian Akbar JATMAN Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wagub Taj Yasin Maimoen menghadiri kegiatan tersebut.

Menurutnya, toriqoh memiliki peran penting dalam membangun spiritualitas sekaligus memperkuat karakter masyarakat.

Ia katakan, zikir yang diamalkan dalam toriqoh tidak hanya diperuntukkan bagi diri sendiri atau jamaah. Tetapi juga menjadi doa bagi seluruh makhluk, termasuk untuk bangsa, negara, dan jalannya pemerintahan.

“Ini yang penting dan benar-benar saya harapkan,” kata Taj Yasin.

Baca Juga :  Tekan Hujan Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Sebar 1.000 Kg NaCl di Langit Utara Jateng

Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu berharap doa para ulama dan jamaah toriqoh senantiasa mengiringi para pemimpin agar mampu menjalankan amanah dengan baik.

“Semoga jalannya roda pemerintahan masuk dalam doa-doa panjenengan. Pemerintahan akan berlangsung dengan baik berkat doa ahli toriqoh dan ulama,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan keimanan merupakan ajaran pertama yang ditanamkan Rasulullah SAW kepada umat Islam. Dalam konteks tersebut, toriqoh menjadi salah satu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkokoh kualitas keimanan.

Ia menambahkan, seseorang yang istiqamah dalam berzikir akan memiliki kesadaran spiritual yang mampu mencegah dirinya melakukan perbuatan tercela, termasuk tindak korupsi.

Baca Juga :  Gus Yasin Gandeng SGN, Layanan Dokter Spesialis Menjangkau Pelosok Desa

“Zikir itu membuat takut kepada Allah, sehingga dapat mencegah perbuatan-perbuatan yang kurang terpuji,” tegasnya.

Sementara itu, dalam mauidhah hasanahnya, Rais Jatman Jawa Tengah-DIY, KH Achmad Chalwani Nawawi menyampaikan, bahwa perjalanan sejarah bangsa tidak terlepas dari peran para ulama dan ahli toriqoh.

Ia menyebut sejumlah tokoh bangsa yang memiliki kedekatan dengan dunia pesantren dan toriqoh, di antaranya Mohammad Hatta serta Pangeran Diponegoro.

Menurutnya, nilai-nilai spiritual yang diwariskan para ulama menjadi fondasi penting dalam perjuangan membangun bangsa dan negara.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru