Gus Yasin Gandeng SGN, Layanan Dokter Spesialis Menjangkau Pelosok Desa

- Reporter

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menggandeng Santri Gayeng Nusantara (SGN) untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan dokter spesialis hingga ke wilayah pedesaan.

Hal itu terlihat saat Taj Yasin menghadiri Bakti Sosial SGN Kabupaten Pekalongan bersama RSUD Kajen dan Pemerintah Desa di Desa Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Sabtu, 23 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 250 warga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang ditangani langsung oleh enam dokter spesialis dari RSUD Kajen.

Berbagai layanan kesehatan disediakan, mulai dari Poli Paru, Poli Penyakit Dalam, Poli Mata, Poli THT, Poli Anak, Poli OBGYN, Poli Jiwa, Poli Psikologis Klinis, hingga Rehabilitasi Medik.

Menurut tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini, kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan seperti SGN menjadi langkah penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari akses rumah sakit.

“Enggak bisa kerja sendiri. Harus merangkul organisasi-organisasi, stakeholder yang ada, salah satunya kawan-kawan SGN,” kata wagub yang juga merupakan Panglima SGN.

Baca Juga :  Gus Yasin Serahkan Apresiasi Tahfidz, Ajak Masyarakat Rutin Membaca Al-Qur’an

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program layanan dokter Spesialis Keliling (Spelling) yang terus digencarkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di 35 kabupaten/kota.

Melalui program itu, rumah sakit daerah didorong rutin menghadirkan layanan dokter spesialis langsung ke tengah masyarakat sebagai upaya pemerataan pelayanan kesehatan.

“Spelling ini kita dorong terus supaya masyarakat desa juga bisa mendapatkan layanan dokter spesialis tanpa harus jauh-jauh ke rumah sakit,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan fisik, layanan psikolog dan psikiater juga dihadirkan dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya deteksi dini persoalan kesehatan mental di masyarakat.
Gus Yasin mengatakan, pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan karena banyak penyakit yang kerap tidak disadari gejalanya sejak awal.

“Kadang masyarakat merasa sehat, ternyata setelah dicek ada gejala penyakit tertentu. Karena itu pemeriksaan dini sangat penting,” katanya.

Baca Juga :  Jateng Siaga Kemarau, Gubernur Perintahkan Pengecekan Menyeluruh Embung dan Irigasi

Ketua SGN Kabupaten Pekalongan, KH Sabilal Rosyad, mengatakan organisasinya selama ini bergerak di bidang sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan dengan fokus membantu masyarakat melalui berbagai program kolaboratif.

“Kami berupaya hadir membantu masyarakat bersama pemerintah dan mitra lainnya. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat untuk warga,” katanya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan layanan kesehatan spesialis yang biasanya hanya tersedia di rumah sakit.

Fatimah Zahra (28), salah satu peserta, mengaku terbantu karena bisa memeriksakan kandungannya sekaligus menjalani USG secara gratis.

“Kalau di sini lebih lengkap, ada USG juga, jadi sangat membantu,” ujarnya.

Sementara Margono (69), warga yang mengikuti pemeriksaan mata, berharap layanan kesehatan spesialis keliling dapat digelar rutin di desa-desa.

“Kalau ke rumah sakit jauh dan butuh biaya transportasi. Jadi kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat desa,” katanya.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru