Menko Polkam Pastikan Stok Beras Sumut Aman, Cadangan Cukup Delapan Bulan

- Reporter

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah tidak hanya menargetkan tercapainya swasembada, tetapi juga memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Menko Polkam saat meninjau Gudang Bulog Pulo Brayan Darat I, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (3/7/2026). “Ini adalah salah satu program strategis Bapak Presiden. Bapak Presiden menginginkan kita berdiri di atas kaki sendiri, dan kita sudah mencapai itu. Bahkan lebih dari itu, Presiden menginginkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Karenanya, kita bekerja keras memperluas lahan sawah,” ujar Menko Djamari.

Dalam peninjauan tersebut, Menko Polkam memastikan terjaganya cadangan beras pemerintah, sistem distribusi, serta kesiapan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan di Sumatera Utara. Menurutnya, hasil peninjauan menunjukkan bahwa stok beras nasional, khususnya di wilayah Sumatera Utara, berada dalam kondisi yang sangat baik.

Baca Juga :  Gus Yasin: Porprov Harus Beri Efek Berganda bagi Ekonomi Daerah

“Hari ini saya sengaja melihat langsung cadangan beras. Hal yang sangat membanggakan sekaligus mengagumkan adalah cadangan beras kita sangat baik. Rencana pendistribusiannya sangat baik, begitu juga rencana pemasukannya. Ini menunjukkan sistem yang telah disiapkan berjalan dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan, hasil peninjauan tersebut semakin meyakinkannya bahwa ketersediaan cadangan beras di Sumatera Utara sangat mencukupi. Bahkan, stok yang tersedia diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga delapan bulan ke depan.

“Peninjauan ini meyakinkan saya bahwa cadangan beras sangat mencukupi. Masyarakat Sumatera Utara tidak perlu khawatir. Seluruh jajaran Bulog memahami betul fungsi dan tanggung jawab mereka. Cadangan di sini cukup hingga delapan bulan ke depan,” ujarnya.

Menko Polkam juga mengingatkan seluruh jajaran Bulog bahwa tugas menjaga cadangan pangan merupakan amanah yang sangat vital bagi negara. Menurutnya, tidak ada bangsa yang dapat bertahan tanpa ketersediaan pangan yang memadai sehingga beras menjadi komoditas yang sangat strategis.

“Saya ingatkan kepada seluruh jajaran, kita memiliki tanggung jawab yang sangat vital. Tidak ada satu bangsa pun yang bisa hidup tanpa makanan. Karena itu, pangan sangat strategis dan sangat menentukan masa depan bangsa. Kita patut berbangga diberi amanah oleh negara untuk mengelola dan merawat beras yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Baca Juga :  Sumarno Minta Pemda Cermat Hitung Manfaat Sebelum Terbitkan Obligasi Daerah

Mengakhiri kunjungannya, Menko Polkam menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bulog atas dedikasi mereka dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia berharap Bulog terus memastikan ketersediaan pangan di setiap daerah sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Bulog. Harapan rakyat adalah tetap tersedianya pangan di setiap daerah. Selamat bertugas dan syukurilah amanah yang diberikan negara ini,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam didampingi Wakil Direktur Utama Bulog Mayjen TNI (Purn.) Marga Taufiq. Sementara pejabat internal Kemenko Polkam yang turut dalam kunjungan antara lain Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, sejumlah deputi Kemenko Polkam, serta Staf Khusus Menko Polkam.***

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru