Mathlete Olympiad Dorong Siswa SD dan SMP Berani Berkompetisi di Tingkat Nasional

- Reporter

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Mathlete Olympiad kembali digelar sebagai ajang kompetisi akademik tingkat nasional bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan yang kali ini berlangsung di Binus University Semarang ini menjadi wadah bagi pelajar dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengasah kemampuan di bidang Matematika, Bahasa Inggris, dan Sains sekaligus menumbuhkan budaya belajar, kemampuan berpikir kritis, serta semangat berprestasi sejak dini.

Operational Director Mathlete Olympiad, Andika Candrasaputra, mengatakan Mathlete Olympiad telah diselenggarakan secara konsisten sejak 2018. Kompetisi ini bertujuan menjaring siswa-siswa berprestasi dari seluruh Indonesia sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan potensi akademik.

“Mathlete Olympiad adalah olimpiade Matematika, Bahasa Inggris, dan Sains tingkat nasional. Pertama kali kami selenggarakan pada tahun 2018 dan terus berlangsung hingga tahun 2026 ini. Tujuan utamanya tentu untuk menyaring siswa-siswa berprestasi tingkat SD dan SMP dari seluruh Indonesia,” ujar Andika.

Ia menjelaskan, kompetisi diselenggarakan melalui tiga tahapan, yaitu babak penyisihan, final tingkat provinsi, dan final nasional. Peserta berasal dari siswa SD kelas 1 hingga kelas 6 secara berjenjang serta siswa SMP dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Andika, antusiasme peserta terus meningkat setiap tahun. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya daerah yang mengirimkan wakilnya, mulai dari Semarang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Pekanbaru, Aceh, hingga Jayapura dan Merauke.

Baca Juga :  SPMB Jateng 2026 Dimulai, Luthfi Siapkan Seleksi Transparan dan Antititipan

“Peserta kami berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa Mathlete semakin dikenal sebagai salah satu kompetisi akademik tingkat nasional bagi pelajar SD dan SMP,” katanya.

Andika mengatakan, Matematika, Bahasa Inggris, dan Sains dipilih sebagai bidang yang diperlombakan karena merupakan fondasi penting dalam proses belajar siswa.

Menurutnya, Matematika berperan melatih logika, kemampuan berpikir sistematis, dan pemecahan masalah. Bahasa Inggris menjadi bekal penting bagi siswa untuk menguasai komunikasi sekaligus membuka akses terhadap ilmu pengetahuan global. Sementara Sains membantu peserta memahami berbagai fenomena alam dan memperluas wawasan tentang dunia di sekitarnya.

“Matematika melatih logika dan daya pikir anak-anak. Bahasa Inggris membantu mereka memperoleh kemampuan komunikasi untuk menyampaikan ide dan gagasan. Sedangkan Sains memberikan wawasan mengenai dunia dan alam di sekitar kita,” jelasnya.

Lebih dari sekadar perlombaan, Mathlete Olympiad juga diharapkan menjadi sarana bagi siswa untuk membangun karakter, meningkatkan kepercayaan diri, melatih kemampuan berpikir analitis, serta membiasakan diri menghadapi tantangan akademik sejak usia dini.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta berprestasi, panitia menyediakan berbagai penghargaan berupa sertifikat, medali, hadiah uang tunai (cash prize), hingga kesempatan mengikuti education trip ke Malaysia.

Sementara itu, CEO Mathlete, Lily Winata, mengatakan respons masyarakat terhadap penyelenggaraan Mathlete Olympiad sangat positif. Menurutnya, dukungan orang tua menjadi salah satu faktor utama yang mendorong keberhasilan anak dalam mengikuti kompetisi akademik.

Baca Juga :  Jateng Borong Anugerah Data Pendidikan 2025, Diapresiasi atas Pemanfaatan Data yang Konsisten

“Selama ini tanggapan orang tua sangat positif. Mereka mendukung penuh putra-putrinya mengikuti lomba Matematika, Bahasa Inggris, dan Sains. Bahkan mereka mengantar anak-anak mulai dari babak penyisihan hingga final nasional,” ujar Lily.

Ia menegaskan, peran orang tua tidak hanya sebatas memberikan izin mengikuti lomba, tetapi juga menjadi sumber motivasi bagi anak untuk terus belajar dan berkembang.

“Kalau orang tua ingin anak-anaknya maju dalam bidang akademik, maka dukungan orang tua adalah yang paling utama. Support mereka sangat menentukan langkah anak-anak untuk terus berkembang dan berprestasi,” katanya.

Tak hanya dari keluarga, Mathlete Olympiad juga mendapat sambutan positif dari sekolah dan para guru. Banyak sekolah yang secara khusus membentuk kelompok belajar untuk membimbing siswa menghadapi kompetisi.

“Sekolah-sekolah sangat antusias. Bahkan mereka membentuk kelompok pembelajaran untuk mempersiapkan murid-murid yang akan mengikuti olimpiade hingga tingkat final nasional,” ungkap Lily.

Ia berharap semakin banyak sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat mengenal Mathlete Olympiad sehingga semakin banyak pula siswa Indonesia yang terdorong mengembangkan potensi akademiknya.

“Kami ingin semakin banyak anak Indonesia yang berprestasi sehingga dapat ikut meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kami berharap para pendidik dan orang tua terus mendorong siswa-siswanya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” pungkas Lily.***

Berita Terkait

Setahun, Lebih dari 2.000 Penghafal Quran Terima Tali Asih Pemprov Jateng
Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Bagikan Bekal Kepemimpinan di Jakarta
Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya
Zharev Education Center Raih Penghargaan atas Inovasi Pembinaan Calon Abdi Negara
Buka Festival CILUKBA, Nawal Yasin Minta Bapak Perkuat Bonding dengan Anaknya
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen di Hadapan 10 Ribu Guru TK: Mendidik dengan Hati Meski Gaji Pas-pasan
Enam Program Pemprov Jateng untuk Santri, dari Bisyaroh Hafiz hingga Renovasi Pesantren
Berkat Program Santri Obah Pemprov Jateng, Para Santri Ini Rasakan Kuliah di Luar Negeri

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:36 WIB

Setahun, Lebih dari 2.000 Penghafal Quran Terima Tali Asih Pemprov Jateng

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Bagikan Bekal Kepemimpinan di Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Guru Madin Bisa Dapat Beasiswa S1 dan S2 dari Pemprov Jateng, Cek Syaratnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Zharev Education Center Raih Penghargaan atas Inovasi Pembinaan Calon Abdi Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Buka Festival CILUKBA, Nawal Yasin Minta Bapak Perkuat Bonding dengan Anaknya

Berita Terbaru