Gandeng 105 Investor, Ahmad Luthfi Optimistis Ekonomi Jawa Tengah Makin Tumbuh

- Reporter

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang memimpin bareng Wagub Tad Yasin, mengonsolidasikan 105 investor dan pelaku usaha untuk mempercepat masuknya investasi berkualitas ke Jawa Tengah. Di tengah tekanan ekonomi global dan keterbatasan fiskal, langkah tersebut menjadi strategi Pemprov Jateng menjaga daya saing daerah sekaligus memperluas penciptaan lapangan kerja.

Dalam Business Dinner bersama investor penanaman modal asing (PMA), penanaman modal dalam negeri (PMDN), pengelola kawasan industri, serta pemangku kepentingan ekonomi di Hotel Padma Semarang, Selasa (30/6/2026) malam, Ahmad Luthfi menegaskan Jawa Tengah tetap menjadi destinasi investasi yang kompetitif.

“Jawa Tengah harus menjadi kawasan untuk mengembangkan investasi, terutama industri padat karya, tetapi tidak menutup kemungkinan industri padat modal,” kata Luthfi.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat iklim investasi melalui penyederhanaan perizinan, kepastian hukum, jaminan keamanan, dukungan infrastruktur, serta penyediaan tenaga kerja yang siap memasuki dunia industri.

Penyediaan SDM tersebut dilakukan melalui penguatan balai latihan kerja, pendidikan vokasi, hingga kolaborasi dengan perguruan tinggi agar kebutuhan dunia usaha dapat terpenuhi.

Baca Juga :  Pameran Uang Kuno hingga TCG di Semarang Diserbu Kolektor dari Berbagai Daerah

Upaya itu mulai menunjukkan hasil. Pada triwulan I 2026, realisasi investasi di Jawa Tengah mencapai Rp 23,02 triliun atau 23,23 persen dari target investasi tahun ini sebesar Rp 99,09 triliun.

Nilai tersebut terdiri atas investasi PMA sebesar Rp 12,98 triliun dan PMDN Rp 10,04 triliun, yang tersebar dalam 24.957 proyek dengan penyerapan sekitar 92 ribu tenaga kerja.

Kinerja tersebut melanjutkan tren positif tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, realisasi investasi di Jawa Tengah mencapai Rp 110,64 triliun dengan penyerapan 418.138 tenaga kerja.

Untuk menjaga momentum tersebut, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan pengembangan 12 kawasan industri baru yang tersebar di Kabupaten Rembang, Demak, Kendal, Batang, Brebes, Cilacap, Banyumas, Kebumen, Semarang, Boyolali, Grobogan, serta Kota Semarang.

Di sisi lain, pemerintah turut memperkuat infrastruktur logistik melalui pengembangan pelabuhan dan dry port guna meningkatkan efisiensi distribusi dan mendukung aktivitas industri.

Baca Juga :  Sehari Dibuka, CJIBF 2026 Raup 40 LOI Investasi Senilai Rp 16 Triliun

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga mengajak para investor memanfaatkan layanan Bank Jateng sebagai bagian dari ekosistem investasi daerah. Menurutnya, penggunaan bank milik pemerintah daerah akan memperkuat perputaran ekonomi karena sebagian besar kepemilikan saham Bank Jateng berada di tangan pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

“Kami menggandeng Bank Jateng karena merupakan bank milik pemerintah daerah. Kalau investasi menggunakan bank daerah, akan tumbuh ekonomi baru dan sirkulasi keuangan baru di wilayah kita,” ujarnya.

Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko mengatakan pihaknya siap menjadi mitra strategis bagi investor melalui layanan pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, hingga berbagai kebutuhan transaksi perbankan.

Ia menegaskan Bank Jateng juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pelaku usaha sebagai bagian dari upaya memperkuat iklim investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru