Kemenko Pangan dan Bulog Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil Jelang Idul Adha di Semarang

- Reporter

Senin, 25 Mei 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah, Bulog Cabang Semarang, dan Satgas Pangan melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional dan toko sembako di Kota Semarang, Senin (25/5/2026).

Pemantauan dilakukan di Pasar Johar, Pasar Bulu, serta sejumlah toko sembako dan distributor pangan. Kegiatan ini bertujuan memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan harga pangan stabil menjelang meningkatnya permintaan saat Idul Adha.

Sejumlah komoditas yang dipantau antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai, telur, daging, dan kebutuhan pokok lainnya. Selain mengecek harga, rombongan juga berdialog langsung dengan pedagang dan distributor untuk mengetahui kondisi pasokan di lapangan.

Asisten Deputi Tata Niaga Perdagangan Pangan Dalam Negeri Kemenko Pangan, Santi Setiatuti mengatakan hasil pemantauan menunjukkan stok pangan di pasar masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha.

Baca Juga :  Outlook Ekonomi 2026: Ekonom Bank Mandiri Nilai Akselerasi Pemulihan Tetap Terjaga Lewat Sinergi Kebijakan Pemerintah

“Secara umum ketersediaan stok pangan di pasar masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha. Harga sejumlah komoditas juga relatif stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan,” ujar Santi Setiatuti.

Menurutnya, pemerintah akan terus melakukan pengawasan bersama seluruh pihak terkait agar distribusi pangan tetap lancar dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan Satgas Pangan guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

“Kami memastikan stok beras dan bahan pokok lainnya dalam kondisi aman. Bulog juga siap melakukan penyaluran apabila terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha,” kata Sri Muniati.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena ketersediaan bahan pokok dipastikan mencukupi.

“Tidak perlu panik membeli dalam jumlah berlebihan karena stok tersedia dan harga relatif stabil,” tambahnya.

Selain melakukan pemantauan harga pangan, pada hari yang sama juga dilakukan monitoring dan evaluasi penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat di sejumlah wilayah di Kota Semarang.

Baca Juga :  Dua Tahun Dikebut, Dry Port Jateng Ditargetkan Segera Beroperasi

Monitoring dilakukan di Kelurahan Wonodri dengan total 713 penerima bantuan pangan (PBP). Untuk tahap awal, bantuan disalurkan kepada 50 PBP dan penyaluran telah dimulai sejak Sabtu, 24 Mei 2026.

Selanjutnya, monitoring penyaluran bantuan juga dilakukan di Kelurahan Peterongan, Kecamatan Semarang Barat. Di wilayah tersebut tercatat sebanyak 438 PBP dan penyaluran bantuan mulai dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026.

Pemerintah bersama Bulog memastikan proses penyaluran bantuan pangan berjalan lancar dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan pangan khususnya di Kota Semarang ditargetkan selesai pada akhir Mei 2026 agar seluruh masyarakat penerima manfaat dapat segera menerima bantuan menjelang Hari Raya Idul Adha.

Monitoring dan pengawasan akan terus dilakukan guna menjaga kelancaran distribusi bantuan pangan serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil.***

Berita Terkait

Jateng Beri Relaksasi Pajak Kendaraan, Denda dan Pajak Progresif Dibebaskan
Sekda Jateng Buka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Magelang, Sumarno: Daya Ungkit Ekonomi
Industri Jateng Tumbuh Pesat, Ahmad Luthfi Kejar KBT Semarang-Batang
Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru
Investor Dubai Puji Gerak Cepat Ahmad Luthfi, Investasi Rp 5 Triliun Masuk Jepara
Jateng Dapat Penghargaan Layanan Investasi, Jemput Bola Jadi Jurus Jitu Ahmad Luthfi
Investor Dubai Kepincut Jateng, Jepara Dibidik untuk Mini Refinery Rp5 Triliun
PDSI Didorong Jadi Induk Drilling, SP Persada IV Tekankan Kepentingan Negara

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:01 WIB

Jateng Beri Relaksasi Pajak Kendaraan, Denda dan Pajak Progresif Dibebaskan

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

Sekda Jateng Buka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Magelang, Sumarno: Daya Ungkit Ekonomi

Kamis, 17 September 2026 - 18:56 WIB

Industri Jateng Tumbuh Pesat, Ahmad Luthfi Kejar KBT Semarang-Batang

Kamis, 17 September 2026 - 18:32 WIB

Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru

Kamis, 17 September 2026 - 18:24 WIB

Investor Dubai Puji Gerak Cepat Ahmad Luthfi, Investasi Rp 5 Triliun Masuk Jepara

Berita Terbaru