Jelang Idul Adha, Bulog Semarang Maksimalkan Distribusi SPHP dan Minyakita ke Pedagang Pasar

- Reporter

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Perum Bulog Cabang Semarang mengintensifkan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dan minyak goreng Minyakita ke pasar-pasar SP2KP dan pasar tradisional di wilayah kerjanya.

Langkah ini diambil untuk menekan potensi lonjakan harga dan menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pokok. Bulog Semarang juga menyatakan siap “membanjiri” pasar dengan Minyakita seiring kelancaran pengiriman dari produsen.

Distribusi menyasar sejumlah pasar di enam wilayah kerja Cabang Semarang, meliputi:

1. Kota Semarang: Pasar SP2KP Karangayu, Pasar SP2KP Johar

2. Kabupaten Semarang: Pasar Bandarjo, Pasar Projo

3. Kota Salatiga: Pasar Raya Salatiga

4. Kabupaten Kendal: Pasar Umum Kendal

5. Kabupaten Demak: Pasar Bintoro

6. Kabupaten Grobogan: Pasar Umum Purwodadi, Pasar Wirosari
Serta pasar tradisional lainnya di wilayah kerja Perum Bulog Kanca Semarang.

Penyaluran beras sphp dan minyak kita langsung ke pedagang dilakukan hari ini di Pasar Bulu Semarang dan Pasar Kendal pada Sabtu [23/5/2026]. Di Pasar Bulu, Bulog menyalurkan sekitar 2 ton beras SPHP atau setara 400 kemasan ukuran 5 kg. Sementara di Pasar Kendal, Bulog mendistribusikan 600 liter Minyakita dengan berkoordinasi bersama Dinas Pasar Kendal. Di hari sebelumnya juga sudah dilakukan droping minyakita di pasar Sp2kp Johar dan karangayu, Minggu depan di jadwalkan untuk pasar pantauan SP2kp kab semarang dan Kab. Demak.

Baca Juga :  KDKMP Punya Potensi Besar, Sumarno Minta Sekda Jaga Manajemen

“Dropping beras SPHP kami lakukan setiap minggu di pasar-pasar di Semarang. Jika ada permintaan dari pedagang, Bulog siap mendistribusikan kembali,” ujar pihak Bulog Cabang Semarang.

Volume distribusi disesuaikan dengan permintaan masing-masing pasar, rata-rata antara 1 hingga 2 ton per pasar untuk beras SPHP. Bulog melepas beras SPHP ke pedagang dengan harga Rp55.000 per kemasan 5 kg. Pedagang kemudian menjual kembali ke masyarakat antara Rp60.000 hingga Rp62.500 per kemasan, sesuai Harga Eceran Tertinggi [HET].

Untuk minyak kita dari Bulog kepada pedagang dengan harga Rp 14.500,-/lt dengan harga jual dari pedagang ke konsumen harga HET Rp. 15.700/lt.

Baca Juga :  Ekonomi Tumbuh, Investasi Menguat, Jawa Tengah Siap Hadapi 2026

Para pedagang mengaku distribusi berjalan lancar dan kualitas beras semakin baik.
“Distribusi beras SPHP lancar dan masyarakat mulai percaya dengan kualitas beras dari Bulog,” kata Bu Katong, pedagang di Pasar Bulu.

Pedagang sembako Bu Yuyun menambahkan, hari ini ia mengambil 1 ton beras SPHP atau 200 sak untuk dijual kembali karena permintaan sangat tinggi. Hal serupa disampaikan Bu Siti yang menyebut 1 ton beras biasanya habis terjual dalam satu minggu.

Di sisi stok, cadangan beras di gudang Bulog Semarang dipastikan aman dan mencukupi untuk menopang kebutuhan masyarakat selama hari besar keagamaan. Untuk Minyakita, pasokan juga dipastikan lancar menyusul kelancaran pengiriman dari produsen.

Selain mendistribusikan, Bulog juga melakukan pengawasan harga di lapangan agar pedagang tidak menjual di atas HET.

Dengan masifnya distribusi ini, Bulog Cabang Semarang berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan menjelang Idul Adha tanpa khawatir.***

Berita Terkait

Investasi Jateng Capai Rp59,94 Triliun, Modal Tiongkok Rp4,55 Triliun
UMKM Jateng Raup Transaksi Rp2,4 Miliar dari Pameran MTQ Nasional 2026
Jateng Beri Relaksasi Pajak Kendaraan, Denda dan Pajak Progresif Dibebaskan
Sekda Jateng Buka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Magelang, Sumarno: Daya Ungkit Ekonomi
Industri Jateng Tumbuh Pesat, Ahmad Luthfi Kejar KBT Semarang-Batang
Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru
Investor Dubai Puji Gerak Cepat Ahmad Luthfi, Investasi Rp 5 Triliun Masuk Jepara
Jateng Dapat Penghargaan Layanan Investasi, Jemput Bola Jadi Jurus Jitu Ahmad Luthfi

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:32 WIB

Investasi Jateng Capai Rp59,94 Triliun, Modal Tiongkok Rp4,55 Triliun

Jumat, 18 September 2026 - 18:01 WIB

Jateng Beri Relaksasi Pajak Kendaraan, Denda dan Pajak Progresif Dibebaskan

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

Sekda Jateng Buka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Magelang, Sumarno: Daya Ungkit Ekonomi

Kamis, 17 September 2026 - 18:56 WIB

Industri Jateng Tumbuh Pesat, Ahmad Luthfi Kejar KBT Semarang-Batang

Kamis, 17 September 2026 - 18:32 WIB

Revitalisasi PRPP Jadi Prioritas, Luthfi Bidik Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Baru

Berita Terbaru