Program Beasiswa Santri Jateng Masih Dibuka untuk Studi Dalam dan Luar Negeri

- Reporter

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih membuka kesempatan bagi para santri di Jateng untuk memperoleh beasiswa santri, dalam menempuh pendidikan baik di dalam maupun luar negeri.

Hingga saat ini, tercatat 825 yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi.

“Datanya yang daftar sudah sekitar 825 santri baik untuk sekolah di luar negeri maupun dalam negeri,” terang Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, usai menyampaikan mauidhah hasanah dalam acara Muwaadah Pengukuhan dan Pelepasan Peserta Didik Kelas IX & XII MTS MA Nahdlatul Muslimin, Undaan Kidul Kudus Tahun Ajaran 2026, Minggu, 17 Mei 2026.

Gus Yasin sapaan akrabnya menjelaskan, sampai saat ini pendaftaran masih dibuka. Adapun tahapan seleksi akan dimulai pada bulan depan.

Melalui beasiswa tersebut, diharapkan santri yang diterima nantinya akan belajar dengan baik. Menjalani pendidikan dengan giat dan harus kembali ke pesantren. Apalagi banyak ilmu yang nantinya akan sangat bermanfaat misalnya bidang kedokteran, pertanian, ataupun lingkungan.

“Ilmunya dimanfaatkan untuk melengkapi keilmuan yang ada di pondok pesantren,” ujarnya.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Apresiasi Hafizah di Demak, Dorong Penguatan Nilai Qurani dalam Pembangunan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, melalui Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) resmi membuka pendaftaran “Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026”.

Mengusung semangat “Ngopeni Nglakoni”, program ini menawarkan bantuan biaya pendidikan yang komprehensif mulai dari jenjang vokasi hingga doktoral (S3) di dalam maupun luar negeri.

Berdasarkan pengumuman resmi, tenggat waktu pendaftaran beasiswa terbagi menjadi dua menyesuaikan dengan tujuan studi. Untuk santri dibuka program Vokasi, S1 Dalam Negeri. Sedangkan beasiswa S2 dan S3 Dalam Negeri khusus pengasuh pesantren.Pendaftaran jalur ini dibuka mulai 18 Februari hingga 10 Juli 2026.

Adapun tahapan seleksi akan dilangsungkan pada 13 Juli hingga 1 Agustus 2026, dan hasilnya diumumkan pada 3 Agustus 2026.

Sementara itu, pendaftaran untuk seluruh program Luar Negeri memiliki durasi yang lebih singkat.

Pendaftaran S1 Luar Negeri, program Double Degree, serta S1 Keislaman di Al Azhar (Mesir) dan Al Ahqof serta Imam Syafi’i (Yaman) akan ditutup pada 13 Juni 2026 (dibuka sejak 18 Februari).

Seleksi untuk katagori ini dijadwalkan pada 15 Juni hingga 4 Juli 2026, disusul pengumuman pada 6 Juli 2026.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Salurkan Rp332,1 Juta untuk Mahasiswa Terdampak Banjir Aceh–Sumatera

Seluruh rangkaian proses pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui gawai. Calon pendaftar wajib mengunduh atau mengakses aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) yang tersedia di Playstore maupun Appstore.

Setelah masuk ke dalam aplikasi, pengguna cukup melalui klik banner “Beasiswa Santri” yang ada di halaman utama.

Pendaftar diarahkan untuk membaca Petunjuk Teknis secara saksama, lalu klik tautan pendaftaran yang berada di bagian paling bawah halaman. Di tautan tersebut, peserta dapat mengisi formulir dan mengunggah dokumen persyaratan kelengkapan.

Selain melalui aplikasi, dokumen Petunjuk Teknis pendaftaran juga dapat diunduh melalui situs web resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah di www.jatengprov.go.id.

LFSP Jawa Tengah memberikan fasilitas pembiayaan yang sangat lengkap. Bagi penerima beasiswa dalam negeri, fasilitas utama berupa tanggungan Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara penuh hingga delapan semester.

Sedangkan bagi santri yang lolos program studi luar negeri, beasiswa akan menanggung biaya kuliah, biaya hidup, pengurusan visa, asuransi, hingga tiket pesawat pulang-pergi dari Semarang ke negara tujuan.***

Berita Terkait

Sekda Jateng Dorong Peduli Lingkungan Sejak Dini, Pemprov Tetapkan 52 Sekolah dan Madrasah Layak Adiwiyata
Wagub Taj Yasin Berbagi Ilmu Kepemimpinan Kepada Santri, Butuh Riyadhah
Taj Yasin Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadikan Museum Ruang Belajar Peradaban
Manfaatkan Lonjakan Penumpang, Nawal Yasin Usulkan Buku Bacaan di Trans Jateng
Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Buat Hafiz-Hafizah Tanpa Ribet Proposal
Pemprov Jateng dan Undip Edukasi Mahasiswa tentang Relasi Sehat
Khatmil Quran di Wonosobo, Taj Yasin Ajak Santri Jaga dan Amalkan Nilai Al-Qur’an
Ahmad Luthfi Turun Temui Mahasiswa NTT, Pastikan Biaya Kuliah dan Kos Aman

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Sekda Jateng Dorong Peduli Lingkungan Sejak Dini, Pemprov Tetapkan 52 Sekolah dan Madrasah Layak Adiwiyata

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Wagub Taj Yasin Berbagi Ilmu Kepemimpinan Kepada Santri, Butuh Riyadhah

Rabu, 16 September 2026 - 13:11 WIB

Taj Yasin Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadikan Museum Ruang Belajar Peradaban

Jumat, 11 September 2026 - 18:38 WIB

Manfaatkan Lonjakan Penumpang, Nawal Yasin Usulkan Buku Bacaan di Trans Jateng

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Buat Hafiz-Hafizah Tanpa Ribet Proposal

Berita Terbaru