Terima Peserta Susbanpim GP Ansor, Wagub Jateng: Rumah Dinas Ini Rumah Rakyat

- Reporter

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, menerima rombongan peserta Panitia Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII 2026 Pimpinan Pusat GP Ansor, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gajahmungkur, Kota Semarang Sabtu (16/5/2026) malam.

Suasana akrab dalam gelaran ramah tamah yang diikuti 93 peserta Susbanpim, yang berasal dari wilayah Indonesia Bagian Barat. Meliputi Sumatera, Jawa, Bali, dan NTB. Peserta kursus menjalani pelatihan di Pusdik Binmas, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, 12 – 17 Mei 2026.

Hadir dalam ramah tamah tersebut, Ketua Umum Pimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah Muhammad Shidqon Prabowo, serta pengurus GP Ansor dari kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Alih-alih menyampaikan pesan serius, Gus Yasin, sapaan akrab Wagub, justru berseloroh agar malam pelatihan terakhir hendaknya dilakukan dengan ‘uji nyali’ di ruang bawah tanah Rumah Dinas Wagub.

Menurutnya, ada bunker bawah tanah yang sudah 20 tahun tidak pernah dimasuki.

Baca Juga :  Kolaborasi Jadi Kunci, Setahun Jawa Tengah Bergerak Progresif

“Kira-kira kita coba kekuatannya Banser itu gimana?” selorohnya.

Spontan, pertanyaan itu dijawab kompak oleh peserta Susbanpim. “Siaaap”.

Gus Yasin menjelaskan, Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah yang berada di Jalan Rinjani, Gajahmungkur Kota Semarang itu, adalah rumah rakyat. Menurutnya, rumah tersebut diperuntukkan bagi kegiatan kemasyarakatan.

“Rumah ini memang kami peruntukkan untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Jadi, siapa saja boleh menggunakan gedung ini untuk mengadakan kegiatan walaupun tidak ada tuan rumahnya,” ujar Gus Yasin sembari menjelaskan jika keseharian dia tinggal di rumah pribadi di Mijen, Kota Semarang.

“Semoga kenangan kursus Banser yang diadakan di Jawa Tengah ini benar-benar berkesan dan banyak cerita,” lanjutnya.

Gus Yasin juga mengaku sangat senang dengan kedatangan para peserta Susbanpim di Rumah Dinas Wagub. Banser, kata dia, merupakan salah satu penjaga Nahdlatul Ulama yang menjaga khidmah kepada para ulama.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin memberikan apresiasi luar biasa atas sambutan Jawa Tengah kepada para peserta Susbanpim.

Baca Juga :  Kafilah MTQ Nasional Mulai Berdatangan, 13 Venue di Jawa Tengah Siap

“Kami merasa istimewa karena dibuka bersama Pak Gubernur, dan ditutup oleh Wakil Gubernur. Mudah-mudahan ini menjadi berkah buat kita semua dan sahabat sekalian saat pulang ke daerah masing-masing. Punya semangat baru, cara berpikir baru, dan cara yang baru dalam menggerakkan organisasi,” urainya.

Susbanpim kali ini, lanjutnya, banyak mengalami pembaharuan. Mulai alur, metodologi maupun materi. Materi menyangkut pengenalan mendalam ekonomi dan bisnus, rancang bangun sumberdaya manusia, inovasi teknologi dan pengelolaan media, dan kondisi perubahan anak muda di seluruh Indonesia.

“Empat hal ini menjadi bagian dari mandat ideologi organisasi,” bebernya.

Bang Addin, sapaan akrabnya, juga berpesan agar Banser menguasai tiga Power. Power Glue, yang berarti memiliki kekuatan menjadi perekat kader NU. Power Bank artinya, penyimpan energi besar untuk membangun kekuatan. Adapun yang ketiga adalah Power Point, diartikan dengan, kalau punya power, berarti punya poin.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru