Pemprov Jateng Gandeng NTU Singapura, ASN Berpeluang Kuliah S2 dan Kursus Internasional

- Reporter

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin, membuka peluang besar bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng untuk menempuh pendidikan magister hingga mengikuti pelatihan internasional di Singapura.

Kesempatan itu muncul setelah Pemprov Jateng menjajaki kerja sama strategis dengan Nanyang Technological University (NTU) Singapore, salah satu universitas terbaik dunia.

Kerja sama tersebut dibahas saat Ahmad Luthfi menerima kunjungan Senior Advisor NTU Singapore, Mohammad Maliki bin Osman, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (8/5/2026).

Dalam pertemuan itu, NTU menawarkan program beasiswa S2 (Master Degree) yang dijalankan bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program tersebut terbuka bagi masyarakat Indonesia, termasuk ASN Jawa Tengah, dengan kuota sekitar 200 peserta setiap tahun.

“Kami sudah berjumpa dengan Gubernur untuk ikut menggalakkan dan melihat apakah ada masyarakat atau pegawai di kantor gubernur yang bisa dihantar ke Singapura untuk menuntut ilmu S2. Bidang apapun juga, teknik, komunikasi, dan sebagainya bisa,” kata Mohammad Maliki bin Osman usai pertemuan.

Baca Juga :  Banjir Bandang Slamet Dipicu Faktor Alamiah, Ini Penjelasannya

Ia menjelaskan, pembiayaan beasiswa dilakukan melalui skema joint funding antara LPDP dan NTU. Pendaftaran dapat dilakukan melalui LPDP maupun langsung ke NTU.

Tak hanya program S2, NTU juga menawarkan Singapore Cooperation Programme (SCP), yakni program kursus singkat untuk meningkatkan kompetensi ASN di berbagai bidang strategis.

Melalui SCP, peserta dari Pemprov Jateng bisa mengikuti pelatihan tentang pengelolaan air, pengelolaan sampah, kecerdasan buatan (AI), dan berbagai bidang pembangunan lainnya. Pemerintah Singapura akan menanggung biaya program selama di sana, sementara Pemprov Jateng hanya menyiapkan biaya perjalanan.

“Boleh mengikuti kursus misalnya water management, waste management, AI, dan sebagainya. Semua disediakan dan boleh dimanfaatkan oleh pegawai kantor provinsi,” ujar Maliki yang hadir didampingi Director of Global Alliance of Industries sekaligus Police Liaison Officer NTU Singapore, Lydia Helena Wong.

Baca Juga :  Pasar Raya 2026 Resmi Digelar, Ruang Kolaborasi Seniman dan Pelaku UMKM Jateng

NTU sendiri merupakan universitas peringkat 12 dunia dan telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Menurut Maliki, mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di NTU cukup banyak, baik jenjang sarjana maupun pascasarjana.

“Banyak mahasiswa di NTU dari Indonesia. Kita lihat di Jakarta saja banyak alumni NTU yang ada di sana dan banyak menyumbang kemajuan di Indonesia selepas belajar di Singapura,” jelasnya.

Menanggapi tawaran tersebut, Ahmad Luthfi menyatakan menyambut baik kerja sama itu. Ia bahkan langsung memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng untuk memetakan ASN yang berminat mengikuti program tersebut.

Menurut Ahmad Luthfi, kesempatan belajar ke luar negeri tidak hanya diperuntukkan bagi ASN struktural, tetapi juga terbuka bagi tenaga pendidik dan profesi lainnya di lingkungan pemerintah provinsi.

“Langsung didata, dipetakan, mana saja dan siapa saja, guru juga boleh,” tegasnya.*

Berita Terkait

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP
Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:08 WIB

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Berita Terbaru