Ahmad Luthfi Turun Langsung Temui Aksi May Day dan Serap Aspirasi Buruh

- Reporter

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung menemui massa buruh dan mahasiswa dalam aksi peringatan May Day 2026 di depan Kantor Gubernur Jateng, Jumat (1/5) sore.

Ia tidak hanya menyapa, tetapi juga menyerap dan segera menginstruksikan tindak lanjut konkret atas berbagai tuntutan dan persoalan buruh.

Di hadapan massa, Ahmad Luthfi mengapresiasi jalannya peringatan May Day di 35 kabupaten/kota yang berlangsung tertib dan kondusif. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus menarik investasi ke Jawa Tengah.

“Terima kasih pelaksanaan May Day berjalan aman dan tertib. Rasa aman ini adalah investasi penting bagi Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi didampingi Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, dan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat.

Ia menegaskan, peringatan May Day bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memastikan hak dan kewajiban buruh berjalan seimbang. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, telah menggulirkan sejumlah program pendukung kesejahteraan buruh di luar skema upah.

Program tersebut antara lain pembentukan ratusan koperasi karyawan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, penyediaan fasilitas daycare, hingga subsidi transportasi Trans Jateng yang menekan biaya perjalanan buruh menjadi lebih murah.

Baca Juga :  MBG di Maluku Tak Hanya Tingkatkan Gizi, Tapi Juga Gerakkan Ekonomi Daerah

Selain itu, pemerintah juga mendorong program perumahan bagi buruh sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan jangka panjang.

“Buruh bukan sekadar alat produksi, tetapi bagian penting dalam pembangunan. Mereka adalah embrio kekuatan ekonomi Jawa Tengah. Saya mengapresiasi tinggi-tinggi. Selamat hari buruh. Kita satu tekad, satu tujuan, sejahtera bersama-sama. Hidup buruh!” tegasnya.

Ketika menemui massa buruh, Ahmad Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin, menyerahkan rangkaian bunga kepada perwakilan serikat pekerja. Itu sebagai ungkapan apresiasi dan dukungan kepada buruh yang dinilai Gubernur sebagai pahlawan ekonomi di Jateng.

Beberapa perwakilan buruh juga menyampaikan apresiasi yang dilakukan Ahmad Luthfi selaku gubernur dalam memperjuangkan hak-hak buruh di Jawa Tengah.

Tidak berhenti pada dialog terbuka, Ahmad Luthfi juga menerima perwakilan buruh dan mahasiswa untuk berdiskusi secara langsung.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari tuntutan kompensasi pemutusan hubungan kerja (PHK), penghapusan sistem outsourcing, hingga peningkatan pengawasan terhadap perusahaan.

Selain itu, massa juga menyuarakan kebutuhan fasilitas transportasi bagi pekerja di sektor padat karya, perbaikan infrastruktur jalan menuju kawasan industri, serta penegasan kebijakan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Kemantapan Jalan Tembus 93,47 Persen, Jateng Siaga Sambut Pemudik

Dari kalangan mahasiswa, muncul tuntutan terkait akses pendidikan yang lebih terjangkau bagi anak buruh serta kejelasan arah kebijakan pendidikan, termasuk rencana penghapusan program studi yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri.

Menanggapi hal tersebut, Luthfi menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan. Ia juga memastikan sinergi tripartit di Jawa Tengah, pemerintah, pengusaha, dan pekerja, tetap solid guna menjaga iklim investasi sekaligus perlindungan tenaga kerja.

“Semua aspirasi kita terima dan akan kita akomodasi. Kita siapkan langkah problem solving. Ada desk tenaga kerja dan dukungan aparat penegak hukum untuk memastikan hak buruh terpenuhi,” katanya.

Aksi May Day 2026 di Jawa Tengah sendiri diwarnai beragam kegiatan, mulai dari jalan sehat, anjangsana, hingga orasi. Pemerintah daerah menilai pendekatan dialogis yang dilakukan mampu meredam potensi konflik, sekaligus memperkuat hubungan industrial yang harmonis.

Dengan langkah turun langsung ke lapangan, Luthfi mengirimkan pesan bahwa pemerintah hadir tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mediator aktif dalam menjembatani kepentingan buruh dan dunia usaha.***

Berita Terkait

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP
Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:08 WIB

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Berita Terbaru