Taj Yasin Minta Dukungan Pusat demi Suksesnya MTQ Nasional 2026

- Reporter

Kamis, 30 April 2026 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mematangkan koordinasi teknis jelang pelaksanaan MTQ Nasional XXXI tahun 2026.

Dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu, 29 April 2026 itu, untuk memastikan penyelenggaraan MTQ yang akan digelar di Kota Semarang pada September 2026 mendatang berjalan dengan lancar.

Menko PMK, Pratikno menegaskan, komitmen pemerintah pusat untuk memberikan dukungan penuh. Ia menyebut koordinasi lintas kementerian akan diperkuat untuk memastikan kebutuhan logistik dan infrastruktur terpenuhi.

“Pokoknya kita dukung penuh. Urusan seperti ini, mulai dari haji, mudik, hingga PON, kami sudah biasa mengoordinasikan dukungannya. Apalagi ini di Semarang, wilayahnya sudah menyatu dengan Solo dan Jogja, sehingga akses akomodasi sangat fleksibel,” ujar Pratikno.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, mengatakan, tahapan persiapan penyelenggaraan MTQ 2026 telah berjalan sejak awal tahun. Saat ini, aspek administratif seperti Surat Keputusan (SK) kepanitiaan, penentuan tema, hingga penyelesaian logo dan maskot sudah tuntas.

“Tahapan kita sudah semakin matang. Tempat, logo, dan tema sudah disepakati. Bulan April ini kita mulai proses penentuan event organizer yang akan melaksanakan kegiatan,” kata Taj Yasin.

Meski persiapan teknis di daerah berjalan lancar, Taj Yasin menekankan pentingnya intervensi pusat terkait aksesibilitas dari masing-masing lokasi acara. Sebab, terdapat 13 venue yang seluruhnya berpusat di Kota Semarang.

Baca Juga :  Menko Polkam: Kejaksaan Garda Utama Penegakan Hukum di Indonesia

Ia meminta Kemenko PMK mengoordinasikan penambahan frekuensi penerbangan ke Bandara Ahmad Yani dengan Kementerian Perhubungan, serta dukungan armada transportasi dari Kementerian PUPR.

“Kami butuh koordinasi terkait akses penerbangan bagi kafilah dari berbagai provinsi agar lebih mudah menjangkau Jawa Tengah. Selain itu, dukungan armada untuk mobilisasi antar 13 venue juga penting,” imbuh Taj Yasin.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito, menjelaskan rapat ini menjadi pijakan untuk menyinkronkan data daerah dengan kebijakan pusat. Ia menyoroti skala peserta yang sangat besar sebagai tantangan logistik utama.

“Berdasarkan laporan, target peserta saja sekitar 8.000 orang,” katanya.

Warsito menekankan mobilitas ribuan peserta dari seluruh provinsi menuju Bandara Ahmad Yani, Semarang, memerlukan intervensi khusus pada sektor transportasi udara.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan adanya penambahan jumlah penerbangan (extra flight) menuju Semarang,” jelasnya.

Ia menambahkan, komunikasi tidak hanya dilakukan di level kementerian, tetapi juga menyasar langsung ke penyedia jasa, seperti Garuda Indonesia maupun maskapai lainnya agar akses peserta dari berbagai daerah tidak terkendala jadwal penerbangan yang terbatas.

Selain itu, Warsito mengungkapkan rencana pemerintah untuk melibatkan sektor korporasi negara dalam menyemarakkan dan mendukung teknis acara. Daya tarik Jawa Tengah sebagai destinasi event dinilai menjadi modal kuat untuk menarik kolaborasi.

Baca Juga :  Pemegang Saham Tegaskan Dukungan, Bank Mandiri Mantapkan Transformasi 2026

“Kami akan mencoba mengoordinasikan dukungan dari BUMN-BUMN strategis. Daya tarik Jawa Tengah sangat tinggi,” kata Warsito.

Menurutnya, peran Kemenko PMK adalah memastikan kementerian dan lembaga teknis bergerak dalam irama yang sama.

“Intinya, kami siap mendukung penuh sesuai kewenangan untuk mengoordinasikan kementerian/lembaga terkait agar semua teknis pelaksanaan berjalan lancar,” pungkasnya.

Gelaran MTQ Nasional XXXI tahun 2026 di Jawa Tengah dijadwalkan 11 – 20 September 2026.

Adapun lokasi pelaksanannya untuk kegiatan pembukaan dan penutupan di Lapangan Simpang Lima. Untuk Malam Ta’aruf dan Pameran MTQ di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. Sedangkan Pawai Ta’aruf akan start di Halaman Balai Kota Semarang dan finish di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Adapun venue Musabaqoh/lomba meliputi Lapangan Simpang Lima Semarang; Studio Kreasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kementerian Tenaga Kerja; Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah; Aula Masjid Baiturrahman; Rumah Dinas Walikota Semarang; Auditorium Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah; Aula Wahana Graha Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah; Aula Sasana Widyapraja Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah; Gedung Semeru BP2KLK Semarang; Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo; Gedung Prof. Soedarto, dan Gedung Imam Bardjo kampus Universitas Diponegoro (Undi)p Semarang.***

Berita Terkait

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling
Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan
Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi
Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI
Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi
BULOG Torehkan Sejarah, Pengadaan Beras 2026 Lampaui Target Capai 4 Juta Ton
Insiden KA Argo Bromo Anggrek: Aliansi Desak Audit Total, Soroti Sistem Persinyalan
Menko Polkam Tegaskan Karhutla Harus Segera Dipadamkan, Kesehatan Warga Diperhatikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi

Berita Terbaru