Hipmi Jateng Diminta Agresif Kolaborasi Jaga Stabilitas Ekonomi

- Reporter

Minggu, 19 April 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika geopolitik yang tak menentu, pengusaha muda didorong untuk tidak sekadar bertahan, tetapi tampil sebagai pencipta peluang baru. Kreativitas dan keberanian mengambil inisiatif menjadi kunci lahirnya lapangan kerja dan pengungkit ekonomi daerah.

Pesan tersebut mengemuka dalam Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah di Bandungan, Minggu (19/4/2026), yang menghadirkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sebagai narasumber.

Dalam forum itu, Ahmad Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Tad Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan, peran pengusaha muda sangat strategis dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia meminta Hipmi Jateng untuk lebih aktif berkolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

“Hipmi itu pengusaha muda. Harus kreatif menciptakan lapangan kerja dan ekonomi baru. Jangan menunggu, tapi menjemput bola,” tegasnya.

Baca Juga :  Ning Nawal Dorong Sinergi IPEMI Bina UMKM Perempuan dan Perluas Pasar Digital

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini berada di angka 5,37 persen, yang merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk kontribusi pelaku usaha muda. Tren tersebut diharapkan terus meningkat seiring upaya pemerintah daerah dalam menggenjot investasi.

Fokus investasi diarahkan pada sektor industri padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, guna menekan angka pengangguran terbuka. Selain itu, sedikitnya 12 kabupaten/kota mulai mengembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) dan kawasan industri baru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Ahmad Luthfi juga mendorong Hipmi untuk menyelaraskan program organisasinya dengan agenda pembangunan di daerah. Ia meminta para pengusaha muda aktif menjalin komunikasi dengan kepala daerah guna membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

“Temui bupati dan wali kota. Kolaborasikan program Hipmi dengan program daerah masing-masing. Hipmi adalah bagian dari collaborative government,” ujarnya.

Baca Juga :  Touring Vespa Sambil Pantau SPBU, Gus Yasin Pastikan Stok BBM Jateng Aman Saat Lebaran

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pengusaha muda menyampaikan aspirasi, mulai dari kemudahan perizinan, pemerataan akses program, hingga optimalisasi aset pemerintah yang belum termanfaatkan.

Eko, pengusaha asal Banjarnegara, mengapresiasi dorongan sinergi antara Hipmi dan pemerintah daerah. “Kalau akses komunikasi dengan kepala daerah bisa lebih terbuka, tentu akan sangat membantu pengusaha di daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said, menyebutkan bahwa tren investasi di provinsi ini terus menunjukkan peningkatan. Pada 2025, pertumbuhan investasi mencapai 6,76 persen, naik dari tahun sebelumnya sebesar 6,5 persen.

“Ini perkembangan yang menggembirakan dan sangat positif. Kawasan industri dan KEK menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah,” ujarnya.

Dengan sinergi yang diperkuat dan inovasi dari pengusaha muda, Jawa Tengah diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja di masa mendatang.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru