Kepesertaan BPJS Jateng 98,81 Persen, Keaktifan Peserta Terus Didorong

- Reporter

Jumat, 10 April 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengakselerasi peningkatan layanan kesehatan dengan memperkuat sinergi bersama BPJS Kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan dasar kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal, merata, dan berkelanjutan.

Penguatan kolaborasi tersebut mengemuka dalam audiensi antara BPJS Kesehatan dan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Jumat (10/4/2026). Pertemuan ini membahas perkembangan, capaian, serta arah kebijakan strategis program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jawa Tengah.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Sutopo Patria Jati, mengapresiasi komitmen Pemprov Jateng dalam mendukung pembiayaan iuran bagi kelompok tertentu. Menurutnya, kelancaran iuran menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program JKN.

“Kami apresiasi dukungan Pemprov Jateng, terutama dalam menjaga kelancaran iuran. Ini penting untuk keberlanjutan program,” ujarnya.

Baca Juga :  Infrastruktur dan Pariwisata Tumbuh, Pemudik Akui Perubahan Jateng

Berdasarkan data per 1 April 2026, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Jawa Tengah telah mencapai 98,81 persen dari total penduduk, melampaui target nasional sebesar 98,6 persen. Meski demikian, tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 73,16 persen, sehingga perlu terus didorong untuk mencapai target nasional sebesar 80 persen.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi yang memimpin Jawa Tengah dengan Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan, pelayanan kesehatan dasar harus tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya penguatan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Prioritas anggaran harus diarahkan pada layanan dasar yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Ahmad Luthfi mendorong penguatan layanan promotif dan preventif guna menekan angka kesakitan di masyarakat. Salah satu upaya yang terus digencarkan adalah program dokter spesialis keliling (Speling), yang bertujuan memperluas akses layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.

Baca Juga :  Indosat Perluas Alvolusi5G ke 22 Kecamatan di Jateng-DIY, Hadirkan Internet Cepat Aman

Pemprov Jateng juga terus mendorong integrasi program Speling dengan BPJS Kesehatan agar jangkauan pelayanan semakin luas dan efektif.

Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Irma, menyebutkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Ke depan, lanjutnya, Pemprov Jateng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan, pemerintah kabupaten/kota, serta fasilitas pelayanan kesehatan. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih inklusif, berkualitas, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru