WFH Mulai Berlaku di Jateng, Layanan Publik Tetap Jalan Normal

- Reporter

Jumat, 10 April 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai Jumat, hari ini, 10 April 2026. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, kebijakan ini tidak boleh menjadi alasan turunnya kualitas pelayanan publik maupun kinerja pegawai.

Penerapan WFH di lingkungan Pemprov Jawa Tengah mulai terlihat di hari pertama pelaksanaan. Aktivitas di Kantor Gubernur tetap berjalan, meski tidak seramai biasanya. Sejumlah ASN yang pekerjaannya memungkinkan dilakukan secara daring mulai bekerja dari rumah.

Gubernur Ahmad Luthfi yang memimpin Jawa Tengah dengan Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Dalam Negeri sekaligus bagian dari upaya efisiensi energi.

“Hari ini sudah dimulai. Jangan sampai karena WFH, kualitas pelayanan dan kinerja menurun,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah mendapatkan arahan khusus terkait implementasi kebijakan ini, termasuk penekanan pada penghematan energi di lingkungan kerja.

Baca Juga :  Kabar Baik! Kuota Haji Jawa Tengah 2026 Bertambah 3.745 Orang

Tak hanya di tingkat provinsi, kebijakan WFH juga mulai diadopsi oleh pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah. Meski demikian, Ahmad Luthfi menyebut implementasinya disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah.

“Tipologi daerah berbeda-beda. Mereka yang paling memahami kondisi wilayahnya. Saya yakin semua daerah akan menerapkan WFH,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan WFH belum dapat disampaikan berapa persen ASN yang bekerja dari rumah. Kebijakan teknis diserahkan kepada masing-masing kepala OPD agar lebih adaptif terhadap kebutuhan kerja.

Ia menegaskan, tidak semua sektor menerapkan WFH. Layanan publik vital seperti rumah sakit, fasilitas kesehatan, Samsat, dan sektor pendidikan, tetap beroperasi normal.

“Tidak dibatasi persentasenya, tapi disesuaikan kebutuhan di masing-masing OPD. Hari ini kami minta laporan dari seluruh OPD,” kata Sumarno.

Baca Juga :  Ketahanan Pangan Jadi Tema PKN, Sekda Dorong Lahirnya Pemimpin Akseleratif

Lebih lanjut, Sumarno menekankan, WFH bukan berarti libur, melainkan perubahan lokasi kerja yang tetap harus dikendalikan secara ketat. Pemprov Jateng telah menyiapkan sistem pemantauan, termasuk penandaan lokasi (tagging) dan pelaporan aktivitas harian ASN.

“Bukan sekadar absensi, yang terpenting adalah kendali aktivitas dan output kerja. Kepala OPD harus memastikan pembagian tugas tetap berjalan dan kinerja terukur,” jelasnya.

Kebijakan ini juga akan dievaluasi secara berkala, termasuk untuk mengukur efektivitas penghematan energi. Secara umum, WFH diyakini dapat menekan konsumsi bahan bakar karena berkurangnya mobilitas pegawai, serta menghemat penggunaan listrik di kantor.

“Efisiensi energi ini masih akan dihitung secara rinci. Nanti akan terlihat berapa besar penghematan yang dihasilkan dari kebijakan WFH ini,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Ini Daftar Jalan dan Jembatan yang Diperbaiki Pemprov Jateng Tahun 2026
Tindak Tegas Pelaku Penipuan, Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum
Menko Polkam Tegaskan Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu
PMI Jawa Tengah Jaga Ketersediaan Darah, Pasok Puluhan Ribu Kantong per Bulan
Kurangi Jalan Rusak, Luthfi Arahkan Anggaran Perubahan untuk Infrastruktur
Target 87 Persen LSD, Ahmad Luthfi Minta Daerah Percepat Penetapan Sawah Dilindungi
Pemprov Jateng Siapkan Trans Jateng Koridor Temanggung-Magelang Beroperasi 2027
Dari Makkah ke Jawa Tengah, Kepulangan Jemaah Haji Penuh Syukur dan Kebahagiaan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:49 WIB

Ini Daftar Jalan dan Jembatan yang Diperbaiki Pemprov Jateng Tahun 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:41 WIB

Tindak Tegas Pelaku Penipuan, Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:12 WIB

PMI Jawa Tengah Jaga Ketersediaan Darah, Pasok Puluhan Ribu Kantong per Bulan

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:04 WIB

Kurangi Jalan Rusak, Luthfi Arahkan Anggaran Perubahan untuk Infrastruktur

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:49 WIB

Target 87 Persen LSD, Ahmad Luthfi Minta Daerah Percepat Penetapan Sawah Dilindungi

Berita Terbaru