Sumarno Minta Inspektorat Berani Bersuara Saat Temukan Indikasi Pelanggaran

- Reporter

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta jajaran Inspektorat di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota harus menjadi benteng pertama dalam pencegahan korupsi.

Sebagai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), Inspektorat dituntut memiliki kapasitas dan integritas yang jauh melampaui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Lembaga ini juga diminta berani menegur kepala daerah jika ada indikasi pelanggaran.

“Integritas jajaran inspektorat itu harus lebih karena meraka yang mengoreksi dan jadi contoh OPD,” kata Sumarno, usai memberikan sambutan dalam acara Pengarahan Pengawasan Antikorupsi Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, yang menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Selasa, 31 Maret 2026.

Sumarno mengibaratkan peran Inspektorat layaknya Satuan Pengawas Internal (SPI) dalam sebuah korporasi. Berada langsung di dalam sistem pemerintahan, Inspektorat seharusnya menjadi pihak pertama yang mendeteksi aroma penyimpangan sebelum berkembang menjadi kasus hukum.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Terima Budai Award 2026 dari Unissula, Tekankan Kepemimpinan sebagai Kerja Tim

“Panjenengan semua ini adalah garda terdepan. Karena berada di dalam, informasi yang ada harus direspons cepat. Jika ada hal yang tidak sesuai ketentuan, cegah lebih awal agar tidak terjadi (tindak pidana korupsi),” katanya.

Lebih lanjut, Sekda menyoroti tantangan berat yang dihadapi Inspektorat saat ini. Menurutnya, mustahil seorang pengawas bisa memberikan koreksi atau nasihat jika tidak menguasai persoalan dengan mendalam.

“Tantangannya tidak ringan. Untuk membina dan mengoreksi OPD, Inspektorat harus jauh lebih pintar dan lebih tahu daripada yang diawasi,” tambahnya.

Baca Juga :  Jemput Harapan di HUT ke-81 Jateng, Ngadiyanto Akhirnya Punya Rumah di Tengah Kepungan Rob Berkat Bantuan Pemprov

Terkait kinerja Inspektorat di daerah, Sumarno memberikan catatan khusus mengenai aspek keberanian. Ia meminta para Inspektur tidak ragu untuk segera memitigasi risiko dan menyampaikan temuan indikasi pelanggaran kepada pimpinan atau Kepala Daerah.

“Secara aktivitas sebenarnya sudah berjalan, tapi mungkin ini masalah keberanian. Segera ingatkan pimpinan jika ada indikasi-indikasi (penyimpangan),” kata Sumarno.

Kehadiran tim KPK dalam kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pencerahan serta memperkuat mentalitas antikorupsi di lingkungan inspektorat. Sumarno berharap, penguatan integritas ini menjadikan Inspektorat sebagai teladan bagi instansi lain di lingkungan Pemerintah Daerah.

“Integritas teman-teman Inspektorat harus jauh lebih tinggi dibanding OPD lain, karena mereka adalah contoh. Mereka yang mengoreksi, maka mereka yang harus menjadi teladan,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP
Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:08 WIB

Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Berita Terbaru