Pelanggan Jargas Merasa Dimudahkan, BPH Migas Pastikan Layanan Stabil

- Reporter

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamongan – Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan kunjungan langsung ke pelanggan jaringan gas (jargas) di Area Bojonegoro, tepatnya di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Kunjungan ini dipimpin Anggota Komite BPH Migas periode 2025–2029, Dr. Baskara Agung Wibawa, S.E., M.M.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut General Manager (GM) PGN SOR III Hedi Hedianto, Area Head PGN Area Bojonegoro Faishal Arief, tim Operation and Maintenance (OM), serta jajaran Pgasol.

Rombongan melakukan dialog langsung dengan sejumlah pelanggan jargas, di antaranya H. M. Maftuh di Jalan K.H. Ahmad Dahlan dan Ahmad In’am di Jalan Lamongrejo, Karangasem, Lamongan. Selain itu, rombongan juga mengunjungi pelaku UMKM pembuat otak-otak bandeng di lokasi yang sama.

Dari hasil perbincangan, mayoritas pelanggan menyampaikan kepuasannya menggunakan energi gas bumi.
“Saya menikmati layanan jargas ini karena banyak keuntungan, mulai ketersediaan 24 jam hingga kemudahan pembayaran yang bisa dilakukan di minimarket dekat rumah,” ujar Maftuh.

Baskara Agung Wibawa menjelaskan, kunjungan ke Jawa Timur ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Baca Juga :  Sekda Sumarno Buka Ramadhan Fest, Dorong UMKM dan Konsumsi Bijak Saat Puasa

“Selama kami berada di Jawa Timur, seluruh pasokan energi, baik BBM, gas pipa, maupun listrik dalam kondisi aman tanpa kendala berarti,” tegasnya.

Ia menambahkan, kunjungan ke Lamongan dan Bojonegoro juga bertujuan memastikan layanan jargas berjalan optimal sekaligus menyerap aspirasi masyarakat dan operator untuk pengembangan ke depan.

“Kami menyerap berbagai usulan, baik dari PGN maupun masyarakat, termasuk terkait harga dan solusi pengembangan jargas ke depan. BPH Migas fokus mendorong pengembangan jargas di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Menurut Baskara, pemanfaatan jargas juga terbukti meningkatkan efisiensi, khususnya bagi pelaku UMKM. Salah satunya terlihat pada usaha otak-otak bandeng yang dikunjungi, yang dinilai lebih efisien dibandingkan penggunaan energi sebelumnya.

“Pengembangan UMKM ini perlu menjadi perhatian bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga PGN, agar pelaku usaha mendapatkan energi yang murah, andal, dan berasal dari dalam negeri, sehingga mendukung kedaulatan energi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pertamina Patra Niaga, PGN, Gagas, Pertagas, dan Pertagas Niaga yang tetap menjaga pasokan energi selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Baca Juga :  AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

“Meski dalam suasana libur, mereka tetap siaga memastikan ketersediaan energi nasional. Kami sangat mengapresiasi hal tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, GM PGN SOR III Hedi Hedianto menyampaikan terima kasih atas kunjungan Komite BPH Migas ke wilayah operasionalnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan jargas di wilayah SOR III, khususnya Lamongan, terus berkembang dengan layanan yang semakin optimal.

“Selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026, penyaluran gas berjalan lancar tanpa kendala signifikan. Tim Penanggulangan Gangguan (TPG) kami siaga 24 jam dan responsif terhadap aduan pelanggan,” jelas Hedi.

Menurutnya, pasokan gas secara umum dalam kondisi aman. Ia juga berharap sinergi antara regulator, pemerintah, dan PGN dapat terus diperkuat guna mendorong pengembangan jargas ke depan.

“Kami melihat potensi pengembangan jargas masih sangat besar. Ke depan, sinergi ini perlu terus diperkuat agar pemanfaatan gas bumi sebagai energi domestik semakin optimal,” pungkasnya.**

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru