Exit Tol Bawen Siap Hadapi Lonjakan Pemudik dengan Jalur Khusus dan Pos Terpadu

- Reporter

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di jalur utama mudik. Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko kecelakaan sekaligus mengurai kepadatan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan, berbagai langkah pengamanan telah disiapkan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kepolisian, serta instansi terkait. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menempatkan pos pengamanan di sekitar Exit Tol Bawen, guna mempercepat penanganan jika terjadi permasalahan lalu lintas di lokasi tersebut.

“Sudah ada pos pengamanan di titik tersebut. Pospam itu kepanjangan tangan Polres untuk problem solving di tempat itu,” kata Ahmad Luthfi saat meninjau kesiapan tol fungsional ruas Tol Bawen-Ambarawa, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga :  Pengamanan Mudik Diperkuat, Kodim 0733/KS Siagakan Prajurit di Jalur Strategis

Kepala Dinas Perhubungan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menjelaskan, kawasan simpang Bawen hingga Exit Tol Bawen memang menjadi salah satu titik kepadatan lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan.

Menurut dia, beberapa kejadian kecelakaan pernah terjadi di lokasi tersebut sehingga diperlukan langkah antisipatif, terutama menjelang lonjakan kendaraan pada musim mudik Lebaran.

Pemerintah provinsi telah menggelar konsolidasi dengan sejumlah pihak, antara lain Jasa Marga, petugas konstruksi jalan tol, kepolisian, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang untuk menyiapkan skema pengaturan lalu lintas. Hasil koordinasi tersebut menetapkan bahwa mulai H-7 Lebaran akan diberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Exit Tol Bawen.

“Pengguna jalur itu sudah mulai dipisah. Nanti akan dibuatkan jalur khusus untuk sepeda motor. Selain itu pengaturan lalu lintas termasuk traffic light akan diatur tersendiri,” ujar Arief saat mendampingi Gubernur Ahmad Luthfi dan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.

Baca Juga :  25 Anak Diasuh Rumah Anak Surga, Dinsos Semarang Siapkan Bantuan Sosial Berkelanjutan

Rekayasa lalu lintas tersebut bersifat sementara selama periode mudik dan balik Lebaran. Pemerintah juga menempatkan pos pengamanan terpadu di titik tersebut mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Untuk langkah jangka panjang, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah masa arus mudik dan balik selesai.

“Nanti setelah masa mudik-balik Lebaran akan kita evaluasi lagi. Apakah rekayasa lalu lintasnya dilanjutkan atau dimodifikasi kembali, itu akan melihat situasi di lapangan,” kata Arief.

Pemerintah berharap pengaturan tersebut dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar arus kendaraan di salah satu simpul lalu lintas penting di Jawa Tengah selama musim mudik Lebaran.*

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru