Minyakita Langka di Pasar Bintoro, Gus Yasin Minta OPD Segera Cek Distributor dan Harga

- Reporter

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DEMAK – Para pedagang di Pasar Bintoro Demak, mengeluhkan langkanya Minyakita di pasaran. Minyak goreng bersubsidi yang harganya ekonomis dibandingkan minyak bermerek.

Kelangkaan Minyakita disampaikan sejumlah pedagang kelontong di Pasar Bintoro Demak, kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen. Saat menyambangi Pasar Bintoro, Senin sore, 9 Maret, Gus Yasin bertemu dengan sejumlah pedagang kelontong.

“Bahan kebutuhan pokok lain masih wajar harganya. Beras, bawang merah, kemiri, masih wajar. Yang harganya naik minyak goreng. Apalagi Minyakita, harga naik dan barangnya langka,” tutur Ny Marni, salah seorang pedagang.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Minta Kepala Daerah Kawal Harga Pangan hingga Lebaran

Dia mengatakan, konsumen suka menggunakan Minyakita karena volumenya yang penuh 1 liter. Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2024, HET MinyaKita ditetapkan sebesar Rp 15.700 per liter.

“Kalau aturannya dijual Rp 16 ribu, tetapi sekarang jualnya Rp 18 ribu, itu pun barangnya nggak ada,” keluhnya.

Keluhan serupa disampaikan pedagang lain yang ditemui Gus Yasin, di Pasar Bintoro. Konsumen lebih suka Minyakita bukan hanya kemasannya yang 1.000 ml atau 1 liter penuh. Akan tetapi dengan harga yang ekonomis, kualitasnya juga tetap terjaga.

Baca Juga :  Energi Baik Gas Bumi PGN Hadir dalam Cita Rasa Legendaris Bon Ami Surabaya

“Kalau kemasan isinya ngga sampai 1 liter, hanya 800 ml,” kata pedagang yang lain.

Menanggapi hal tersebut, Gus Yasin langsung menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan pengecekan kepada distributor yang menyalurkan minyak goreng di Pasar Bintoro.

“Coba dicek nanti, kalau harganya benar segitu, disuruh turun,” tegasnya kepada OPD yang mendampingi.

Gus Yasin juga menyapa masyarakat yang berada di sekitar pasar. Dia juga bercengkerama dengan para penarik becak di pasar setempat, dan membagikan bantuan sembako.*

Berita Terkait

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun
Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor
Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD
Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja
Investasi Jateng Melaju, Ahmad Luthfi Dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 Triliun pada 2026

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Jateng Jadi Magnet Investor, Komitmen Investasi Baru Capai Rp9,7 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Libatkan ASN dan BUMD, Pengumpulan Minyak Jelantah Pemprov Jateng Raih Rekor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Produksi Padi Jateng Sudah 8,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Kejar Target hingga 11 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:13 WIB

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Integritas Jadi Kunci, Sumarno Ingatkan Sekda se-Jateng dalam Penyusunan APBD

Berita Terbaru