Jawa Tengah Tancap Gas Wujudkan Satu Desa Satu Perpustakaan

- Reporter

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Untuk meningkatkan budaya gemar membaca di kalangan masyarakat, Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin menekankan satu langkah strategisnya, dengan mengoptimalkan keberadaan perpustakaan desa dan kelurahan. Diharapkan, satu desa/ kelurahan memiliki satu perpustakaan.

Hal tersebut dipaparkan Nawal usai menghadiri Rapat Koordinasi Bunda Literasi Jawa Tengah 2026 bertema “Sinergi Bunda Literasi untuk Jawa Tengah Maju Berkelanjutan” yang digelar di Grhadika Bhakti Praja, Selasa (10/2/2026). Saat ini Jateng telah memiliki sebanyak 7.621 perpustakaan desa/ kelurahan. Pihaknya menargetkan jumlah itu terus meningkat, hingga mencapai 8.563 perpustakaan, seiring dengan total desa/ kelurahan di Jawa Tengah.

“Harapannya di 8.563 desa/kelurahan di Jawa Tengah ini ada satu perpustakaannya. Saat ini ada di angka 7.621 perpustakaan, harapannya nanti setiap desa/ kelurahan memiliki perpustakaan,” ucap dia.

Nawal menambahkan, pihaknya akan mengoptimalkan perpustakaan desa/ kelurahan, sebagai pusat gerakan literasi masyarakat agar budaya gemar membaca terus meningkat.

Upaya ini juga didukung dengan 36 perpustakaan daerah tingkat kabupaten/ kota dan provinsi, 22.388 perpustakaan sekolah yang terdiri dari SD, SMP, dan SMA, serta 1.425 perpustakaan khusus yang terdiri dari perpustakaan instansi daerah, rumah ibadah, lapas, dan masyarakat.

Baca Juga :  Gerakan Santri Menulis Dapat Dukungan Wagub untuk Perkuat Kompetensi Literasi

Menurutnya, setiap jenis perpustakaan memiliki segmentasi pembaca tersendiri. Jika semuanya bergerak secara masif, TGM masyarakat Jateng diyakini akan terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Perpustakaan Nasional, Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat Jateng mengalami peningkatan dari 71,31 persen pada 2023, menjadi 73,91 persen pada 2024. Bahkan pada 2023, Jateng menempati peringkat kedua provinsi dengan TGM tertinggi secara nasional.

Selain itu, literasi berbasis akar rumput juga diperkuat, dengan mengoptimalkan fungsi taman baca masyarakat (TBM) yang digerakkan oleh pegiat, relawan, dan komunitas literasi. Saat ini tercatat ada sebanyak 1.297 TBM di seluruh Jateng.

Lebih lanjut, Nawal mendorong peran aktif Bunda Literasi di 35 kabupaten/kota untuk menghadirkan berbagai inovasi. Pasalnya, Bunda Literasi memiliki peran strategis sebagai penggerak kegiatan literasi, kolaborator literasi, edukator literasi, serta motivator literasi.

Baca Juga :  228 Ribu Calon Murid Lolos SPMB Jateng, Orang Tua Apresiasi Transparansi

Menurut dia, peran Bunda Literasi juga dapat mendukung program Gubernur Ahmad Luthfi untuk meningkatkan kualitas SDM dan mempecepat penurunan angka kemiskinan.

“Titik tekannya adalah bagaimana inovasi dari Bunda Literasi bisa muncul. Jadi bukan hanya berhenti pada bangunan fisik, tetapi juga mampu menggerakkan pemberdayaan masyarakat, sehingga turut berkontribusi dalam mengurangi angka kemiskinan di Jawa Tengah,” jelasnya.

Di luar itu, Nawal juga mendorong pengembangan literasi berbasis budaya. Menurutnya, perpustakaan desa dapat menjadi sarana untuk menjaga dan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda. Pihaknya berharap sinergi Bunda Literasi di Jawa Tengah semakin kuat, supaya program-program literasi yang telah disusun dapat berjalan dengan baik.

“Maka salam literasi untuk seluruh masyarakat di Jawa Tengah. Mudah-mudahan pada hari ini menjadi salah satu titik tolak untuk kemajuan literasi di Jawa Tengah,” ucap istri Wakil Gubernur Jateng.*

Berita Terkait

Sekda Jateng Dorong Peduli Lingkungan Sejak Dini, Pemprov Tetapkan 52 Sekolah dan Madrasah Layak Adiwiyata
Wagub Taj Yasin Berbagi Ilmu Kepemimpinan Kepada Santri, Butuh Riyadhah
Taj Yasin Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadikan Museum Ruang Belajar Peradaban
Manfaatkan Lonjakan Penumpang, Nawal Yasin Usulkan Buku Bacaan di Trans Jateng
Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Buat Hafiz-Hafizah Tanpa Ribet Proposal
Pemprov Jateng dan Undip Edukasi Mahasiswa tentang Relasi Sehat
Khatmil Quran di Wonosobo, Taj Yasin Ajak Santri Jaga dan Amalkan Nilai Al-Qur’an
Ahmad Luthfi Turun Temui Mahasiswa NTT, Pastikan Biaya Kuliah dan Kos Aman

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Sekda Jateng Dorong Peduli Lingkungan Sejak Dini, Pemprov Tetapkan 52 Sekolah dan Madrasah Layak Adiwiyata

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Wagub Taj Yasin Berbagi Ilmu Kepemimpinan Kepada Santri, Butuh Riyadhah

Rabu, 16 September 2026 - 13:11 WIB

Taj Yasin Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadikan Museum Ruang Belajar Peradaban

Jumat, 11 September 2026 - 18:38 WIB

Manfaatkan Lonjakan Penumpang, Nawal Yasin Usulkan Buku Bacaan di Trans Jateng

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Buat Hafiz-Hafizah Tanpa Ribet Proposal

Berita Terbaru