Sekda Jateng Gandeng Pengusaha Hotel dan Restoran Kembangkan Wisata Syariah

- Reporter

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pembangunan sektor pariwisata.

Hal ini sejalan dengan visi strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang akan menjadikan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah, sebagai prioritas utama pembangunan pada tahun 2027

“Bagi kami, momentum ini sangat sejalan dengan program Pak Gubernur. Di tahun 2027 nanti, kita akan lebih fokus pada pengembangan pariwisata dan ekonomi syariah,” kata Sumarno saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Jawa Tengah pada acara Welcoming Dinner Rakernas 1 PHRI di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Senin malam, 9 Februari 2026.

Sekda menjelaskan, bahwa struktur pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini sangat didominasi oleh sektor konsumsi.

Oleh karena itu, peningkatan kunjungan wisatawan menjadi kunci utama untuk mendongkrak daya beli masyarakat dan menghidupkan ekosistem UMKM di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Jelang Periode Libur Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada Penipuan Modus File .APK

“Pariwisata adalah pintu utama untuk meningkatkan konsumsi di Jawa Tengah. Dengan kunjungan yang lebih banyak, otomatis konsumsi meningkat dan dampaknya langsung dirasakan oleh pelaku UMKM,” tambahnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Jateng telah melakukan reorganisasi birokrasi dengan membentuk dinas yang khusus didedikasikan untuk sektor ini, yakni Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif.

Integrasi ini, lanjutnya, diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Selain fokus pada wisata syariah, Sumarno juga menyoroti potensi (wisata olahraga) sport tourism sebagai magnet penarik wisatawan yang paling efektif saat ini. Ia mendorong setiap Kabupaten/Kota di Jawa Tengah untuk aktif menggelar event olahraga, khususnya lari.

“Kami sudah mendorong hampir seluruh daerah untuk mengadakan event lari, baik itu road run maupun trail run. Ini cara paling mudah untuk mendatangkan orang,” tutur Sumarno.

Sekda menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Jawa Tengah sebagai tuan rumah Rakernas PHRI. Ia berharap pertemuan nasional ini dapat menghasilkan akselerasi nyata bagi pembangunan pariwisata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Baca Juga :  Hotel dan Restoran Dongkrak Ekonomi Jateng, Kontribusi PDRB Terus Naik

“Kami minta bantuan rekan-rekan PHRI dari seluruh Indonesia untuk menginformasikan potensi wisata Jateng ini kepada khalayak luas,” kata Sumarno.

Sementara itu, Ketua Umum BPP PHRI, Hariyadi BS Sukamdani, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov Jateng dalam menyukseskan Rakernas PHRI.

Dalam kesempatan tersebut, ia menitipkan sejumlah aspirasi agar iklim usaha di sektor pariwisata semakin sehat dan kondusif.

Hariyadi berharap pemerintah daerah dapat turut mengawal dinamika regulasi, seperti perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Kerja Indonesia (KBLI) agar lebih tersosialisasi dengan baik.

Selain itu, ia memberikan masukan mengenai pentingnya standarisasi akomodasi, seperti homestay, agar selaras dengan fungsi aslinya dan tidak menimbulkan tumpang tindih dengan industri perhotelan.

“Problem ini memang urusan pemerintah pusat, tapi mungkin sebagai Pemprov perlu tahu juga,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Jateng Kembangkan Aglomerasi Wisata Borobudur untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
Luthfi Minta BPD Permudah Kredit UMKM, Dorong Ekonomi Daerah Makin Kuat
Pelantikan Apindo Jateng, Gus Yasin Dorong Iklim Usaha Kondusif dan Harmonis
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Moko Garment Menjahit Kesuksesan dari Nol
Jateng Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Lewat Pariwisata dan Ekonomi Syariah
Sumarno Minta Pemda Cermat Hitung Manfaat Sebelum Terbitkan Obligasi Daerah
Kemenko Pangan dan Bulog Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil Jelang Idul Adha di Semarang
Jelang Idul Adha, Bulog Semarang Maksimalkan Distribusi SPHP dan Minyakita ke Pedagang Pasar

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Jateng Kembangkan Aglomerasi Wisata Borobudur untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Luthfi Minta BPD Permudah Kredit UMKM, Dorong Ekonomi Daerah Makin Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo Jateng, Gus Yasin Dorong Iklim Usaha Kondusif dan Harmonis

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Tak Menyerah pada Keterbatasan, Moko Garment Menjahit Kesuksesan dari Nol

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:08 WIB

Jateng Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Lewat Pariwisata dan Ekonomi Syariah

Berita Terbaru