Tanah Gerak Tegal, Wapres dan Gubernur Pastikan Penanganan Berjalan

- Reporter

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke lokasi bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal pads Jumat, 6 Februari 2026.

Kunjungan tersebut merupakan kunjungannya yang ke dua setelah sebelumnya telah meninjau kondisi lapangan dan memimpin rapat darurat penanganan bencana, pada Rabu, 4 Februari 2026 lalu.

Wapres Gibran tiba di posko pengungsian yang berada di rumah warga bernama Kamal sekitar pukul 09.35 WIB. Setibanya di lokasi, Wapres langsung berbincang singkat dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Kapolda Jawa Tengah, serta sejumlah tokoh setempat.

Baca Juga :  Jateng Borong Anugerah Data Pendidikan 2025, Diapresiasi atas Pemanfaatan Data yang Konsisten

Usai berbincang, Wapres Gibran didampingi Gubernur Luthfi bergerak meninjau langsung kondisi rumah warga di titik terdampak pergerakan tanah Desa Padasari.

Rombongan menggunakan kendaraan roda dua karena akses terbatas dan kondisi tanah di Desa Padasari yang masih labil.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kehadiran negara sejak awal dalam penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal. Hal tersebut disampaikan saat memimpin rapat koordinasi darurat bersama pemerintah daerah dan instansi terkait di Posko Terpadu Kesehatan Desa Padasari, Rabu 4 Februari 2026.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Ajak PWI Berkolaborasi Membangun Jawa Tengah

“Hadirnya negara adalah memberikan kepastian bahwa masyarakat di huntap (hunian tetap) bisa eksis dan mandiri. Inilah hadirnya negara yang kita tunggu-tunggu,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melaporkan bahwa pergerakan tanah masih bersifat dinamis dan berdampak pada ratusan rumah warga.

Hingga sore hari, tercatat sekitar 250 rumah terdampak dan 804 jiwa terpaksa mengungsi.***

Berita Terkait

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling
Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan
Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi
Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI
Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi
BULOG Torehkan Sejarah, Pengadaan Beras 2026 Lampaui Target Capai 4 Juta Ton
Insiden KA Argo Bromo Anggrek: Aliansi Desak Audit Total, Soroti Sistem Persinyalan
Menko Polkam Tegaskan Karhutla Harus Segera Dipadamkan, Kesehatan Warga Diperhatikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Sinergi Kuat Manajemen dan SP PLN: Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Pelosok Negeri dan Tegas Kawal Penolakan Power Wheeling

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rapat Akbar SP PLN Tolak Privatisasi Terselubung dan Dominasi Swasta di Sektor Kelistrikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Wapres Gibran Dengarkan Keluhan Warga Cilacap, Sekda Jateng Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Program Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum RI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Pendeta, Gibran Minta Maaf soal Kasus Intoleransi

Berita Terbaru