Atlet Para Jateng Bersinar, Sumbang 116 Medali untuk Indonesia di ASEAN Para Games Thailand

- Reporter

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kontingen Indonesia berkibar di ASEAN Para Games ke-13 Thailand 2025, dengan raihan 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu, sekaligus finis di peringkat kedua. Atlet-atlet asal Jawa Tengah turut berkontribusi signifikan dengan menyumbang 44 emas, 34 perak, dan 38 perunggu atau 32,52 persen dari total perolehan medali Indonesia.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah M. Masrofi mengatakan, capaian atlet Jateng melampaui target awal. Sejak awal, kontribusi medali dari atlet Jateng ditargetkan sebesar 30 persen dari total perolehan nasional.

“Total atlet Jawa Tengah meraih 116 medali, terdiri atas 44 emas, 34 perak, dan 38 perunggu. Kontribusinya sekitar 32,52 persen dari total perolehan medali Indonesia,” ungkap Masrofi di ruang kerjanya, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga :  800 Atlet Ikuti Sirnas Padel Semarang, Wisata Olahraga Jateng Melesat

Menurut Masrofi, dari 16 cabang olahraga yang dipertandingkan, kontribusi medali atlet Jawa Tengah terbilang merata. Beberapa cabang olahraga penyumbang emas di antaranya Blind Judo, Para Powerlifting, Para Swimming, Para Cycling, Para Badminton, Para Athletics, Boccia, Para Chess, Para Table Tennis, dan Para Fencing.

Ia menegaskan, prestasi tersebut tidak lepas dari pembinaan serius yang dilakukan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPCI) di Kota Surakarta. Ke depan, pusat pembinaan atlet paralimpiade nasional juga akan dikembangkan di Dlingan, Karanganyar.

Baca Juga :  Dieng Caldera Race 2026 Angkat Pesona Wisata dan Ekonomi Wonosobo

“Tentu kami akan memberikan penghargaan kepada atlet ASEAN Para Games yang nantinya diserahkan oleh Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Untuk besarannya masih kami susun,” ujarnya.

Masrofi berharap capaian ini dapat semakin memacu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama NPCI dan pemangku kepentingan terkait untuk memperkuat pembinaan atlet disabilitas. Ia juga berharap prestasi tersebut mampu menumbuhkan minat serta melahirkan bibit atlet masa depan.

“Teman-teman berkebutuhan khusus jangan patah semangat. Kami tidak pernah membeda-bedakan. Apa pun tujuan hidup untuk berkarya dan berprestasi, pemerintah siap mendukung atlet disabilitas,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Dua Emas Porprov untuk Ayah, Fardania Menjaga Mimpi lewat Sepak Takraw
Porprov Jateng XVII Resmi Ditutup, Tuan Rumah Berikutnya Kedu Raya
Ditempa di SMANKO Jateng, Dela Panen Emas di Porprov
Porprov Jateng 2026 Bergulir, Ahmad Luthfi Pacu Pembinaan Atlet Menuju PON 2028
Persiapan PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Slamet, Pelari Sekaligus Berwisata Menikmati Keindahan Guci
Slamet Trail Run 2026 Hadirkan 1.031 Peserta, Dorong Kebangkitan Wisata Guci Tegal
Persembahkan Empat Medali untuk Indonesia, Atlet Takraw Jateng Disambut Hangat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Dua Emas Porprov untuk Ayah, Fardania Menjaga Mimpi lewat Sepak Takraw

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Porprov Jateng XVII Resmi Ditutup, Tuan Rumah Berikutnya Kedu Raya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Ditempa di SMANKO Jateng, Dela Panen Emas di Porprov

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Porprov Jateng 2026 Bergulir, Ahmad Luthfi Pacu Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Persiapan PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Berita Terbaru