Marak Penipuan Mengatasnamakan CPI, Konsumen Diimbau Bertransaksi di Gerai Resmi

- Reporter

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Di tengah meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk ayam potong dan olahan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Tbk, masih ditemukan praktik penipuan yang mengatasnamakan perusahaan tersebut. Oknum tak bertanggung jawab memanfaatkan popularitas produk CPI dengan menawarkan penjualan melalui media sosial menggunakan akun palsu.

Menjelang akhir tahun 2025, kembali terungkap kasus penipuan yang mencatut nama PT Charoen Pokphand Indonesia. Modus yang digunakan antara lain penawaran produk melalui WhatsApp dan media sosial lain, disertai identitas palsu berupa tangkapan layar kartu identitas (ID Card) yang diklaim sebagai karyawan atau marketing CPI.

Communication & Public Affair Coordinator PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Gun Affandy, membenarkan maraknya penipuan tersebut. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah melakukan penjualan produk melalui transaksi langsung di media sosial.

Baca Juga :  AXA Mandiri Gandeng RS Mitra Keluarga dan AdMedika untuk Layanan Kesehatan Optimal

“Banyak modus yang dilakukan penipu dengan menggunakan nama perusahaan kami. Korbannya adalah masyarakat, dengan cara menawarkan produk CPI melalui media sosial. Sudah berulang kali kami mengimbau agar masyarakat tidak mempercayai penawaran semacam ini, khususnya melalui WhatsApp,” tegas Gun Affandy di Semarang, Rabu (31/12/2025).

Ia menjelaskan, penipu kerap menggunakan foto-foto produk, bahkan menyertakan ID Card palsu yang seolah-olah milik karyawan CPI untuk meyakinkan calon korban. “Sekalipun terlihat meyakinkan, itu semua palsu dan hanya kedok untuk mengelabui masyarakat,” lanjutnya.

Gun Affandy pun meminta masyarakat agar tidak tergiur dengan pola penawaran penjualan yang mengatasnamakan CPI melalui media sosial. Menurutnya, seluruh transaksi resmi CPI hanya dilakukan melalui jalur dan mitra resmi perusahaan.

Baca Juga :  Pipa Cisem 2 Beroperasi, Pasokan Gas Stabil Dukung Ekspansi Industri dan Investasi

“Jika ingin membeli produk kami, silakan langsung datang ke gerai resmi seperti Prima Fresh Mart yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Dengan bertransaksi di gerai resmi, keamanan dan keaslian produk lebih terjamin,” ujarnya.

CPI juga mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi pesan yang meminta pengiriman data pribadi maupun transfer uang dengan dalih pemesanan, laporan order perusahaan, atau alasan serupa. Masyarakat diminta lebih waspada dan segera mengabaikan penawaran yang mencurigakan agar tidak menjadi korban penipuan.*

Berita Terkait

Luthfi Tegaskan BUMD dan BLUD Tak Boleh Tekor, Evaluasi Menyeluruh Disiapkan
KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun
Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis
Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus
Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni
Gubernur Luthfi Resmikan Investasi Rp480,6 Miliar asal Tiongkok, Serap 500 Tenaga Kerja di Kendal
Jateng Mulai Bangun Peternakan Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Investasi Rp1,2 Triliun
Tak Hanya Bangun Pabrik, Investor Singapura Siapkan Kerja Sama Pendidikan Vokasi di Jateng

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Luthfi Tegaskan BUMD dan BLUD Tak Boleh Tekor, Evaluasi Menyeluruh Disiapkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:42 WIB

KEK Batang Kembali Dilirik Investor Global, Pabrik Baterai Rp 5,7 Triliun Segera Dibangun

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:32 WIB

Jawa Tengah – Fujian Tiongkok Makin Mesra! Teken Dua Kesepakatan Strategis

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Kerja Sama Jateng-Iran Dibuka, Investasi hingga Pariwisata Jadi Fokus

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:36 WIB

Luthfi: Tegal Business Forum Harus Hasilkan Investasi, Bukan Sekadar Seremoni

Berita Terbaru