Wagub Taj Yasin Siap Kawal Aspirasi Mahasiswa hingga Pemerintah Pusat

- Reporter

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memastikan akan mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi yang belakangan berlangsung.

Menurutnya, Pemprov Jateng menghormati penyampaian pendapat di muka umum dan telah memetakan berbagai tuntutan yang disuarakan mahasiswa untuk menentukan langkah pengawalan yang diperlukan.

“Kita melihat aksi-aksi yang dilakukan oleh mahasiswa. Kita petakan mana yang menjadi tuntutan untuk pemerintah di Provinsi Jawa Tengah, baik untuk eksekutif maupun legislatif. Apa yang perlu kita kawal, ya kita kawal. Kita akan mendengarkan semuanya,” ujarnya usai mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Tengah Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026, di Gedung Berlian, Semarang, Rabu, 17 Juni 2026.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu menjelaskan, sebagian besar tuntutan yang disampaikan mahasiswa saat ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat. Karena itu, Pemprov Jateng berperan memastikan aspirasi tersebut tersampaikan kepada pihak yang berwenang.

Baca Juga :  Rahasia Goreng Lele Tetap Lurus dan Minim Duri Dibagikan kepada Kader PKK Jateng

“Yang disuarakan oleh kawan-kawan ini sifatnya untuk pemerintah pusat. Sehingga kita pastikan bahwa suara itu tersampaikan,” katanya.

Gus Yasin menegaskan, pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Bahkan, menurutnya, pemerintah pusat juga telah membuka ruang dialog dengan para mahasiswa dan mulai merespons sejumlah tuntutan yang disampaikan.

“Semuanya sudah kita tampung. Tinggal kita kawal ke pemerintah pusat. Di pusat sendiri juga sudah disampaikan. Pemerintah juga sudah membuka ruang diskusi. Kemarin Wakil Presiden juga sudah menerima, lalu hasil dari demo itu oleh pemerintah pusat juga sudah disikapi,” ungkapnya.

Meski mendukung penyampaian aspirasi, Wagub mengingatkan pentingnya menjaga situasi yang kondusif di Jawa Tengah.

Ia menilai stabilitas daerah perlu dijaga bersama karena saat ini pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Tengah menunjukkan tren yang positif.

Menurutnya, investasi yang masuk ke Jawa Tengah pada Triwulan 1 2026 mencapai Rp 23,02 T, yang terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp12,98 T, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp10,04 T.

Baca Juga :  Air Minum dari Udara Kini Bisa Dinikmati di Lingkungan Pemprov Jateng

Investasi tersebut mayoritas bergerak di sektor padat karya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pembukaan lapangan pekerjaan.

“Kita tahu bahwa ini menjadi tanggung jawab kita sebagai warga Jawa Tengah untuk menjaga kondusivitas di 35 kabupaten/kota. Investor yang saat ini sudah menginvestasikan modalnya harus kita kawal bersama-sama. Kalau suasananya kondusif, pertumbuhan ekonomi juga akan berjalan baik,” ujarnya.

Terkait aksi demonstrasi yang kembali digelar pada Rabo 17 Juni 2026, Gus Yasin mengatakan akan melihat perkembangan situasi di lapangan. Namun, ia memastikan pemerintah tetap siap mengawal setiap aspirasi yang disampaikan.

Ia juga mengimbau mahasiswa agar menyampaikan pendapat secara tertib dan tidak mudah terprovokasi, sehingga tujuan utama demonstrasi dapat tersampaikan dengan baik.

“Sampaikan saja. Ruang-ruang publik kita buka. Jangan karena demo yang melibatkan banyak orang kemudian terprovokasi, sehingga apa yang ingin disampaikan justru tidak tersampaikan,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru