Wagub Taj Yasin Pulihkan Trauma Siswa Korban Sekolah Roboh di Sragen

- Reporter

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menjenguk para korban robohnya atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, yang tengah menjalani perawatan di RSUD dr Soehadi Prijonegoro, Kamis, 14 Mei 2026.

Kedatangan tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu untuk memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang baik sekaligus memberi dukungan moral agar tetap semangat kembali bersekolah.

Di ruang perawatan, Gus Yasin menyapa para siswa satu per satu. Suasana hangat terlihat ketika ia mengajak para korban berbincang santai dan sesekali melontarkan candaan guna membantu memulihkan trauma anak-anak pascakejadian.

“Masih berani sekolah to?” tanya Gus Yasin kepada salah satu siswa korban.

“Berani, Pak,” jawab Juna singkat.

Insiden robohnya atap ruang kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu, terjadi pada Selasa (12/5/2026)’ sekitar pukul 07.30 WIB. Saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Akibat kejadian itu, tujuh siswa dan satu guru mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Hingga Kamis (14/5/2026), lima siswa masih dirawat di RSUD dr Soehadi Prijonegoro, satu siswa menjalani perawatan di RSI Amal Sehat, sementara dua korban lainnya telah diperbolehkan pulang.

Baca Juga :  Nawal Yasin Resmikan Pilot Project Posyandu Enam SPM

“Alhamdulillah, kondisinya sudah membaik. Yang penting sekarang pemulihan traumanya, dan kami pastikan mereka tetap bisa sekolah lagi. Yang penting anak-anak tetap mau sekolah,” kata Gus Yasin.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Baznas dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan kepada para korban.

Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wagub Taj Yasin juga meninjau lokasi sekolah tersebut.

Pecahan genteng menutupi lantai kelas, rangka kayu atap tampak roboh, sementara kaca-kaca jendela pecah akibat tertimpa material bangunan.

“Hari ini saya asesmen apa saja yang dibutuhkan. Tadi salah satunya meja untuk belajar. Insyaallah dari Dinas Pendidikan tinggal administrasi, langsung kita kirim saja. Pembelajaran kan tidak boleh berhenti,” kata Gus Yasin.

Pemprov Jawa Tengah, lanjutnya, menargetkan perbaikan atap bisa segera dilakukan agar aktivitas belajar kembali normal dalam waktu dekat. Tidak hanya ruang yang ambruk, tiga kelas yang berada dalam satu rangkaian bangunan juga akan diperbaiki sekaligus.

“Yang ambruk memang satu, tetapi tiga kelas ini harus kita perbaiki semuanya. Kami siap membantu. Dari Dinas Pendidikan sudah kami siapkan Rp50 juta, nanti kebutuhannya tinggal dikoordinasikan saja. Tidak usah berbelit-belit,” ujarnya.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Angkat Topi Jibaku Warga dan Petugas Padamkan Kebakaran Gunung Sumbing

Gus Yasin menilai insiden tersebut menjadi pengingat pentingnya pengecekan berkala terhadap bangunan sekolah. Terutama pada struktur atap dan material kayu penyangga yang rawan lapuk akibat usia maupun serangan rayap.

“Tadi kita lihat ternyata banyak kayu yang sudah kena rayap. Ini memang perlu perhatian serius. Yang paling utama sebenarnya controlling dari pihak sekolah supaya kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Kepala MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Mualif, mengatakan, robohnya atap terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda sebelumnya. Saat kejadian, proses pembelajaran sedang berlangsung di dalam kelas.

“Tidak ada tanda apa-apa. Saat jam pelajaran berlangsung tiba-tiba langsung roboh. Anak-anak yang berada di bagian belakang sempat kesulitan keluar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat kejadian terdapat 12 siswa dan seorang guru di dalam kelas. Beruntung, sebagian siswa berada di dekat tembok sehingga tidak langsung tertimpa reruntuhan bangunan.

“Satu siswa yang dirawat di RSI Amal Sehat mengalami patah kaki dan sudah menjalani operasi,” katanya.***

Berita Terkait

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak
Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet
Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit, Warga Lereng Lawu Terbantu Layanan Speling

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Berita Terbaru