Speling dan GPM Disatukan, Warga Jateng Dapat Layanan Murah dan Mudah

- Reporter

Senin, 2 Maret 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggeber operasi pasar melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diintegrasikan dengan layanan kesehatan Spesialis Keliling (Speling) serta penyaluran bantuan sosial selama Ramadan menjelang Idulfitri 2026. Di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Senin, 2 Maret 2026, total subsidi harga pangan yang digelontorkan mencapai Rp 111 juta.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung meninjau kegiatan tersebut untuk memastikan intervensi pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kunjungan itu dilakukan usai ia memantau perbaikan ruas jalan Semarang–Godong yang sempat terputus akibat Tanggul Tuntang jebol.

Di lokasi GPM, Luthfi menyerahkan bantuan modal usaha dan cadangan pangan, sekaligus berdialog dengan warga yang memanfaatkan layanan Speling dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Ia menegaskan, integrasi program dilakukan agar masyarakat memperoleh layanan terpadu dalam satu lokasi.

“Kita punya Speling, agar masyarakat mau datang maka kita tempelkan juga gerakan pangan murah, penyaluran bantuan, dan lainnya. Intinya kami ingin memberikan layanan yang mudah dan murah kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi 5,37 Persen, Jateng Lampaui Target di Tahun Pertama Kepemimpinan

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Sri Broto Rini, mengatakan, sepanjang Februari-Maret 2026 Pemprov Jateng menggelar sedikitnya 308 kali GPM di berbagai daerah, termasuk di Grobogan.

Menurutnya, skema GPM dilakukan dengan fasilitasi distribusi berupa bantuan transportasi, kemasan, hingga bongkar muat. Dengan demikian, komoditas dijual setara harga produsen dan lebih rendah dibanding harga pasar.

“Intinya bahan pokok. Kami juga melibatkan UMKM dan BUMDes agar masyarakat mendapatkan harga lebih murah, khususnya harga di tingkat produsen,” kata Rini.

Di Grobogan, komoditas yang disalurkan meliputi beras SPHP 2 ton senilai Rp 22,4 juta, beras kualitas premium 2 ton senilai Rp 25 juta, telur 500 kilogram senilai Rp 13,5 juta, minyak goreng 1.000 liter senilai Rp 15,7 juta, bawang merah 100 kilogram senilai Rp 3,5 juta, bawang putih 100 kilogram senilai Rp 3,4 juta, cabai 100 kilogram senilai Rp 6,5 juta, gula pasir 1 ton senilai Rp 16 juta, serta komoditas lain senilai Rp 5 juta. Total subsidi harga pangan yang tersalurkan mencapai Rp 111 juta.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Tinjau Rob Pati, Perbaikan Tanggul dan Bantuan Segera Disalurkan

Rini menambahkan, pembelian bersifat fleksibel sesuai kebutuhan warga. “Pembelian bebas sesuai yang dibutuhkan masyarakat, tidak perlu beli yang macam-macam, cukup yang diperlukan,” ujarnya.

Sementara itu, capaian layanan kesehatan juga menunjukkan peningkatan signifikan. Data Dinas Kesehatan Jawa Tengah per 28 Februari 2026 mencatat 957 kegiatan Speling telah terlaksana di 414 kecamatan pada 35 kabupaten/kota dengan total sasaran 93.599 jiwa. Adapun realisasi Cek Kesehatan Gratis mencapai 2.523.102 jiwa atau 95,77 persen dari total 2.634.599 pendaftar.

Integrasi GPM, Speling, dan penyaluran bantuan sosial menjadi strategi Pemprov Jateng untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperluas akses layanan kesehatan masyarakat, terutama menjelang puncak konsumsi Ramadan dan Idulfitri.*

Berita Terkait

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan
Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi
Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:16 WIB

Dukung Petani Lebih Efisien, Ahmad Luthfi Berikan Bantuan 1.507 Alsintan

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Jaga Produktivitas Pertanian, Gubernur Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar untuk Irigasi

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Berita Terbaru