Sosialisasi Program MBG di Desa Geluntung Tabanan, Pemerintah Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi Sejak Dini

- Reporter

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabanan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menyiapkan generasi unggul Indonesia. Kegiatan sosialisasi kali ini digelar di Desa Geluntung, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (24/5).

Sosialisasi yang dilakukan Komisi IX bersama Badan Gizi Nasional (BGN) bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus pemahaman ke masyarakat tentang pentingnya asupan gizi sejak dini. Pemenuhan gizi masyarakat harus menjadi prioritas nasional, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan balita.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris yang hadir melalui vidio daring menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga pada edukasi dan penguatan sistem gizi nasional secara menyeluruh.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Kunjungi Desa Tawang, Warga Sambut dengan Hangat

“Langkah-langkah kecil hari ini akan menentukan masa depan bangsa. Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh kuat, sehat, dan siap membawa Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia,” ujar Charles Honoris.

Ia juga menekankan bahwa Badan Gizi Nasional harus memiliki peran yang lebih aktif dan strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai pola makan sehat. Menurutnya, ancaman makanan ultra-proses dengan kandungan gula, garam, dan lemak berlebih perlu menjadi perhatian bersama karena dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular di masa depan.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi: RUU Reforma Agraria Jadi Solusi Konflik Lahan di Jateng

“BGN tidak cukup hanya menjadi regulator, tetapi juga harus menjadi motor edukasi gizi nasional dan benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari pola konsumsi yang tidak sehat,” lanjutnya.

Program MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai distribusi pangan bergizi.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pola makan sehat dan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru