Sekolah Nyaris Roboh di Grobogan Dipastikan Direvitalisasi, Pemprov Jateng: Dana Cair Agustus

- Reporter

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin, memastikan SD Negeri Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, yang mengalami kerusakan parah hingga sebagian bangunannya roboh, akan segera direvitalisasi melalui bantuan pemerintah pusat.

Dana rehabilitasi ditargetkan mulai cair pada Agustus 2026 sehingga perbaikan lima ruang kelas dapat segera dikerjakan.

Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, usai meninjau langsung kondisi sekolah, Kamis (23/7/2026).

Peninjauan dilakukan atas arahan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, untuk memastikan penanganan terhadap sekolah yang rusak akibat usia bangunan dan serangan rayap.

Baca Juga :  Delegasi Shiga Jepang Puji Atmosfer Ramah dan Aman di Jawa Tengah

“Pemprov Jawa Tengah ikut membantu percepatan perbaikan. Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui BBPMP Jawa Tengah, dan insya Allah sekolah ini memperoleh bantuan revitalisasi. Minggu depan akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama,” kata Sadimin.

Menurutnya, setelah kerja sama ditandatangani, proses pencairan anggaran ditargetkan berlangsung pada Agustus 2026 sehingga rehabilitasi lima ruang kelas yang rusak dapat segera dimulai.

“Insya Allah Agustus dana sudah cair sehingga bangunan yang rusak bisa segera diperbaiki,” ujarnya.

Selama proses rehabilitasi berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan dengan memanfaatkan ruang kelas yang masih dinilai aman agar hak siswa memperoleh pendidikan tidak terganggu.

Baca Juga :  Banjir dan Longsor Meluas, Gubernur Jateng Pastikan Negara Hadir di Tengah Warga

“Anak-anak sementara belajar di ruang yang masih aman dan layak digunakan sehingga pembelajaran tetap berjalan,” katanya.

Selain mengawal percepatan revitalisasi dari pemerintah pusat, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan sebesar Rp 50 juta sebagai dukungan untuk penanganan darurat di sekolah tersebut.

SDN Tanggirejo sebelumnya menjadi perhatian publik setelah sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan berat dan sebagian bangunan roboh.

Kondisi itu memaksa sekolah menerapkan sistem belajar bergantian dengan memanfaatkan ruang kelas yang masih layak, termasuk musala sekolah, demi menjaga kegiatan belajar tetap berlangsung.***

Berita Terkait

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama
Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata
Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos
Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak
Tiga Insiden di Porprov Jateng, KONI Evaluasi SOP Keselamatan Atlet
Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit, Warga Lereng Lawu Terbantu Layanan Speling

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:38 WIB

Lima Catatan Penting dari Kasus Sukoharjo, Saatnya Berbenah Bersama

Senin, 2 November 2026 - 19:22 WIB

Tak Sekadar Tambah Layanan, Posyandu Jateng Didorong Beri Dampak Nyata

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Nawal Yasin Libatkan Kader Posyandu untuk Dampingi Warga Benahi Data Bansos

Minggu, 1 November 2026 - 17:31 WIB

Dari Menanam Pohon hingga Sumur Resapan, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Cegah Trauma Berkepanjangan, Taj Yasin Pastikan Anak-anak Korban Penggerebekan Didampingi

Berita Terbaru