Sayembara Logo Hari Jadi Jateng Diikuti 375 Peserta, Gumregut Nyawiji Jadi Pemenang

- Reporter

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Tan Yasin, resmi menetapkan logo Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah. Dari 375 karya yang masuk dalam sayembara desain, karya Achmad Nugroho (@mamedpuz) terpilih sebagai pemenang.

Karya tersebut dinilai paling mampu menerjemahkan semangat tema “Gumregut Nyawiji”, melalui perpaduan motif batik parang dan ukiran lung-lungan (sulur) dalam satu identitas visual yang kuat, sederhana, dan sarat makna budaya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, tingginya partisipasi masyarakat dalam lomba tersebut mencerminkan besarnya antusiasme publik untuk terlibat dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah.

Sebanyak 375 peserta mengirimkan karya terbaiknya sebagai bentuk kontribusi terhadap identitas visual perayaan tahun ini.

“Alhamdulillah, lomba logo Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah telah selesai dilaksanakan. Ada 375 peserta yang mengikuti dan mengirimkan karyanya. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk turut berkontribusi dalam perayaan Hari Jadi Jawa Tengah,” kata Sumarno, Senin (27/7/2026).

Baca Juga :  281.312 Rumah Warga Miskin Terbangun di Jateng di Era Gubernur Luthfi

Ia menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara bertahap dan ketat. Dari 375 karya yang masuk, disaring menjadi 150 besar, kemudian 20 besar, lima finalis, hingga akhirnya ditetapkan satu pemenang berdasarkan penilaian dewan juri independen.

Tim juri terdiri atas praktisi dan akademisi di bidang desain, yakni Topo Broto, Darfi Rizkavirwan, serta Teguh Prasongko. Penilaian difokuskan pada kekuatan konsep, kualitas visual, kesesuaian dengan tema, aspek teknis, hingga originalitas karya.

Menurut Sumarno, logo pemenang dinilai mampu merepresentasikan semangat pembangunan Jawa Tengah yang bergerak, tumbuh, dan bersatu.

Nilai tersebut selaras dengan tema “Gumregut Nyawiji”, sekaligus mencerminkan semangat kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dalam membangun daerah melalui kolaborasi.

Logo tersebut selanjutnya akan menjadi identitas resmi Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah dan digunakan pada berbagai media publikasi, kegiatan, serta materi komunikasi pemerintah selama rangkaian peringatan berlangsung.

Baca Juga :  Capaian IKK Jateng Terus Membaik, Sekda Ingatkan OPD Fokus Perbaiki Substansi Kebijakan

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan ide-ide terbaiknya dalam lomba desain logo Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah,” ujar Sumarno.

Sementara itu, anggota dewan juri, Darfi Rizkavirwan, mengungkapkan, karya pemenang unggul karena mampu memadukan kekuatan visual dengan filosofi budaya Jawa secara harmonis.

Menurutnya, unsur lung-lungan yang melambangkan pertumbuhan dan gerak diolah secara kreatif hingga membentuk aksen angka delapan yang menyatu tanpa putus (seamless), sehingga memperkuat makna Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah.

Darfi juga mengapresiasi penyelenggaraan lomba oleh Dinas Komunikasi dan Digital Provinsi Jawa Tengah yang dinilai memberikan ruang independensi kepada dewan juri dalam menyusun sistem penilaian.

Dengan mekanisme tersebut, proses seleksi berlangsung objektif sehingga menghasilkan logo yang tidak hanya kuat secara estetika, tetapi juga relevan dengan tema serta memenuhi standar teknis dan orisinalitas.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah
Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026
Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng
Jokowi dan Sejumlah Tokoh Solo Terima Anugerah BAMAGNAS 2026
Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan
Cegah Jerat Judol dan Pinjol Ilegal, Ning Nawal Ajak Kader PKK Jadi Agen Literasi Keuangan
Ahmad Luthfi: JTAB Bikin Petani Jateng Digaji Panen Dibeli

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:11 WIB

Ribuan Warga Tumplek Blek Tonton Alma Esbeye, Bikin Gebyar MTQ di Semarang Makin Meriah

Jumat, 18 September 2026 - 18:14 WIB

Kabar Baik! Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 28 Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Sekda Jateng Usulkan RUU Kabupaten/Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:17 WIB

Kafilah MTQ Nasional hingga Pelajar Ramai-Ramai Cukur Gratis Stan Baznas Jateng

Jumat, 18 September 2026 - 07:44 WIB

Dengarkan Suara Warga, Proyek PLTP Gunung Ungaran Pastikan Tak Akan Sentuh Cagar Budaya dan Perhatikan Lingkungan

Berita Terbaru